Selasa, 16 Juni 2026 - 10:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Diduga Proyek Pengerjaan RSUD Sekayu Abaikan Keselamatan Pekerja, Kontraktor Tak Koperatif

Senin, 5 Juli 2021
782 views
0
Screenshot_2021-07-05-12-36-09-67

 

kitamerahputih.com
Senin, 05 Juli 2021

Musi Banyuasin - Sumsel, Ditagetkan bakal rampung di bulan September 2021, Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu diprediksi bakal menjadi salah satu Rumah Sakit setara Internasional. Hal itu diungkapkan Bupati Musi Banyuasin pada saat Launching Perdana Pengerjaan Proyek yang bersumber dari Anggaran PT SMI.

Namun sangat disayangkan, fakta di lapangannya Proyek yang bernilai Ratusan Juta Rupiah ini Diduga tidak mengindahkan Keselamatan Pekerja, yang mana terpantau di lokasi terdapat beberapa Pekerja tidak menggunakan Standar Keselamatan K3.

Seperti diketahui K3 adalah Kesehatan, Keselamatan Kerja yang menurut perinciannya meliputi Helm, Sarung Tangan, Sepatu Pelindung, Pelindung Wajah, Masker, dan lain-lain. Apalagi Notabennya saat ini di Masa Pandemi COVID-19 harus mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku.

Disisi lain, menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, ternyata Operator Crane seharusnya mengantongi beberapa Sertifikasi salah satunya adalah memiliki SIO (Surat Ijin Operasional) yang berkompeten, akan tetapi informasi yang beredar Operator tersebut patut diduga belum mengantongi Sertifikasi yang ditentukan serta patut dipertanyakan Alat Crane yang digunakan tidak memiliki Surat Izin Alat (SIA) yang telah ditentukan oleh Kemenakertrans.

Saat dikonfirmasi awak media, Manager Perusahaan Pengerjaan Soni Aritonang menunjukan Sikap Tidak Kooperatif hanya membalas, "saya sedang dijakarta,", ujarnya.

Sementara ketika disinggung perihal pemenuhan hak jawab ia mengatakan, silahkan publish pak," bebernya singkat.

Diketahui sebelumnya, Proyek pengerjaan ini bersumber dari Dana Anggaran Pinjaman PT SMI senilai Rp 151.121.905.577.95, yang dikerjakan oleh PT Citra Prasasti Konsorindo dengan tanggal kontrak 30 Desember 2020, dengan waktu pelaksanaan 346 Hari.

berita ini telah terbit sebelumnya di :
https://www.lensainformasi.com/biro/sumsel/muba/diduga-proyek-pengerjaan-rsud-sekayu-abaikan-keselamatan-pekerja-kontraktor-tak-koperatif/.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Muba Memanggil: Forum HRD Siap Menjadi Jembatan Emas Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Masyarakat

Sat, 9 May 2026 09:08:06am

PALEMBANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin menghadiri undangan strategis Forum HRD Muba dalam rangka rapat...

Menjaga Marwah Pendidikan: LMP Tulungagung Desak Inspektorat Cegah Praktik ‘Jual Beli’ Kursi Kepala Sekolah

Sat, 9 May 2026 05:33:19am

TULUNGAGUNG — Di tengah harapan besar masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan yang lebih baik, sebuah kabar miring kini membayangi dunia...

Nyala Semangat Ki Hajar Dewantara di Moskow: Menghargai Prestasi, Mempererat Diplomasi Indonesia–Rusia

Mon, 4 May 2026 12:12:52am

MOSKOW, 2 Mei 2026 – Di tengah dinginnya sisa musim semi di Rusia, kehangatan khas Nusantara menyelimuti Ruang Serbaguna KBRI Moskow. Bertepatan...

Wujud Kepedulian Sosial, Yayasan Doktor Wandi Subroto Sediakan Rumah SinggahGratis di Sekayu 

Sat, 2 May 2026 08:34:49am

SEKAYU, MUSI BANYUASIN Yayasan Doktor Wandi Subroto kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam bidang kemanusiaan.  Sebagai bentuk pengabdian...

Peresmian Local Base Relawan Gesit Chapter Musi Banyuasin di Desa Talang

Fri, 1 May 2026 11:07:38am

KulimTalang Kulim, Jumat, 1 Mei 2026 — Relawan Gesit Chapter Musi Banyuasin resmi meluncurkan (launching) local base di Desa Talang...

Baca Juga