Rabu, 17 Juni 2026 - 01:23 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Diduga Proyek Pengerjaan RSUD Sekayu Abaikan Keselamatan Pekerja, Kontraktor Tak Koperatif

Senin, 5 Juli 2021
782 views
0
Screenshot_2021-07-05-12-36-09-67

 

kitamerahputih.com
Senin, 05 Juli 2021

Musi Banyuasin - Sumsel, Ditagetkan bakal rampung di bulan September 2021, Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu diprediksi bakal menjadi salah satu Rumah Sakit setara Internasional. Hal itu diungkapkan Bupati Musi Banyuasin pada saat Launching Perdana Pengerjaan Proyek yang bersumber dari Anggaran PT SMI.

Namun sangat disayangkan, fakta di lapangannya Proyek yang bernilai Ratusan Juta Rupiah ini Diduga tidak mengindahkan Keselamatan Pekerja, yang mana terpantau di lokasi terdapat beberapa Pekerja tidak menggunakan Standar Keselamatan K3.

Seperti diketahui K3 adalah Kesehatan, Keselamatan Kerja yang menurut perinciannya meliputi Helm, Sarung Tangan, Sepatu Pelindung, Pelindung Wajah, Masker, dan lain-lain. Apalagi Notabennya saat ini di Masa Pandemi COVID-19 harus mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku.

Disisi lain, menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, ternyata Operator Crane seharusnya mengantongi beberapa Sertifikasi salah satunya adalah memiliki SIO (Surat Ijin Operasional) yang berkompeten, akan tetapi informasi yang beredar Operator tersebut patut diduga belum mengantongi Sertifikasi yang ditentukan serta patut dipertanyakan Alat Crane yang digunakan tidak memiliki Surat Izin Alat (SIA) yang telah ditentukan oleh Kemenakertrans.

Saat dikonfirmasi awak media, Manager Perusahaan Pengerjaan Soni Aritonang menunjukan Sikap Tidak Kooperatif hanya membalas, "saya sedang dijakarta,", ujarnya.

Sementara ketika disinggung perihal pemenuhan hak jawab ia mengatakan, silahkan publish pak," bebernya singkat.

Diketahui sebelumnya, Proyek pengerjaan ini bersumber dari Dana Anggaran Pinjaman PT SMI senilai Rp 151.121.905.577.95, yang dikerjakan oleh PT Citra Prasasti Konsorindo dengan tanggal kontrak 30 Desember 2020, dengan waktu pelaksanaan 346 Hari.

berita ini telah terbit sebelumnya di :
https://www.lensainformasi.com/biro/sumsel/muba/diduga-proyek-pengerjaan-rsud-sekayu-abaikan-keselamatan-pekerja-kontraktor-tak-koperatif/.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Headline: Permudah Transaksi Warga, Bank Sumsel Babel Operasikan Mesin CRM di MPP Musi Banyuasin

Thu, 26 Feb 2026 02:07:53pm

SEKAYU – Bank Sumsel Babel (BSB) terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi layanan perbankan digital di daerah. Langkah terbaru diwujudkan...

Perkuat Sinergitas, Dandim 0807 Tulungagung Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media, Ormas, dan LSM

Thu, 26 Feb 2026 01:26:11pm

TULUNGAGUNG – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han,...

LMP Tulungagung Bongkar Hasil Hearing Pengadaan Internet Puskesmas 2026: Hanya 1 Vendor Taat Pajak?

Wed, 25 Feb 2026 11:53:40am

TULUNGAGUNG – Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung secara resmi mengungkap poin-poin krusial hasil hearing terkait pengadaan jasa...

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tulungagung Gelar Operasi Pasar di Campurdarat

Wed, 25 Feb 2026 03:06:34am

KIITA MERAH PUTIH TULUNGAGUNG – Sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten...

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Muba Gandeng Politeknik Sekayu Cetak Mahasiswa Entrepreneur Lewat Budidaya Lele

Tue, 24 Feb 2026 11:53:35am

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mencetak jiwa...

Baca Juga