Rabu, 6 Mei 2026 - 04:27 WIB
banner ucapan Sekda revs

Cegah dan Tekan Stunting di Muba, Dinas Perikanan Berikan Bantuan Ikan Segar

Kamis, 8 Juli 2021
187 views
0
IMG-20210709-WA0003

 

Sekayu - Upaya menekan angka stunting, harus melibatkan semua elemen masyarakat khususnya Pemerintah Daerah sebagai motor dari pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan permasalahan tersebut. Seperti aksi intervensi gizi yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin, dalam penanganan persoalan stunting di Kecamatan Babat Toman.

Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, S.STP., M.Dev mengungkapkan, aksi yang dilakukan dalam pencegahan dan penangan stunting, yaitu dengan membagikan ikan segar kepada balita dan ibu hamil, di dua kecamatan yaitu, Babat Toman dan Lais. Selain itu, sedikitnya ada 100 orang yang akan mendapatkan program tersebut. 

“Jumlah penerima bantuan ada 100 orang dengan rincian untuk Kecamatan Babat Toman 50 orang ibu hamil dan 50 orang balita. Sedangkan di Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais untuk 63 orang ibu hamil dan 37 orang balita ,” terangnya Kamis (8/7).

Dikatakan Tomy, bahwa bantuan ikan segar kepada balita dan ibu hamil merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dengan program, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muba, yang dikomandoi oleh Hj Thia Yufada Dodi Reza, dalam mengurangi angka stunting di masyarakat. 

“Dinas Perikanan merupakan bagian terpenting dalam penyedia protein alami, dalam penanganan stunting. Sehingga kami bersama TPKK Muba memiliki program pemenuhan protein hewani yaitu ikan yang diharapkan dapat membantu masyarakat,” bebernya.

Sementara itu Kepala Bidang Usaha Perikanan, Tarmizi, S.E menjelaskan, Dinas Perikanan menyediakan ikan segar bagi 100 orang selama lima bulan, untuk membantu perbaikan gizi masyarakat, dimana setiap balita dan ibu hamil memperoleh tiga kilogram ikan. Selain itu, data penerima manfaat, diperoleh berdasarkan data Dinas Kesehatan Muba melalui Puskesmas.

“Setiap penerima manfaat, memperoleh tiga jenis ikan segar, yaitu Ikan Nila, Patin, dan Lele. Sehingga setiap bulan Dinas Perikanan memberikan bantuan sebanyak 300 kilogram ikan kepada masyarakat yang dianggap terkena stunting berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas,” terangnya didampingi oleh Kasi Data Usaha Perikanan Bella Umbari,S.Pi, MM.

Dijelaskan Tarmizi, bahwa setiap bulan pihaknya menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat sebanyak dua kali. Sehingga setiap orang mendapatkan ikan segar dua kali dalam satu bulannya. 

“Kita sudah memulainya sejak awal Juni sampai bulan Oktober mendatang, sehingga totalnya lima bulan,” terangnya.

Nantinya, lanjut Tarmizi, setelah lima bulan atau pada November mendatang, akan dilakukan monitoring dan evaluasi terahadap penerima manfaat di dua kecamatan tersebut. Sehingga diketahui dilakukan manfaat program yang dilaksanakan tersebut. 

“Kita akan lakukan monitoring dan evaluasi nantinya, kepada balita dan ibu hamil yang menerima manfaat. Jika memang membantu, maka akan diperluas dan dilakukan penambahan penerima manfaat, juga waktu pemberian,” terangnya. 

Diketahui, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza terus bergerak dalam pencegahan stunting dan telah mendapatkan apresiasi dari BKKBN, yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 7 persen dari target nasional 14 persen, dimana masyarakat gemar mengkonsumsi ikan.

“Upaya mencegah stunting kita lakukan hingga ke pelosok desa dengan meningkatkan koordinasi banyak pihak khususnya TP PKK Desa, dan menggaungkan dengan gemarikan atau gemar makan ikan,” ungkap Thia Yufada belum lama ini. 

Selain itu, pihaknya semaksimal mungkin dan all out dalam upaya pencegahan stunting. Dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) biasa disebut pendek.

“Peran pertama TP PKK dalam pencegahan stunting yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kader dan pengembangan pengorganisasian masyarakat. Selain itu, PKK berperan menguatkan kelembagaan Pokja untuk membangun komitmen dan dukungan sumber daya untuk KIA, dan pemutakhiran data dan informasi,” jelasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Antisipasi Transisi Energi, Kadisnakertrans Muba Usulkan Peta Jalan “Green Skills” bagi Pekerja Migas dan Batubara

Thu, 16 Apr 2026 08:32:26am

PALEMBANG– Menghadapi tren global transisi energi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga...

MEMANAS! Rapat KONI Muba Berakhir Buntu, Nasib Kursi Ketua Umum Kini Digantung di Raker Jumat Ini!

Wed, 15 Apr 2026 12:17:43pm

SEKAYU – Tensi tinggi menyelimuti internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Alih-alih menghasilkan...

Wujudkan SDM Unggul, Pemkab Muba Biayai Penuh Pelatihan Migas bagi 40 Putra-Putri Daerah ke Cepu

Tue, 14 Apr 2026 06:45:23am

  SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan...

Dukung Pendidikan Berkualitas, SD Muhammadiyah Sekayu Buka Pendaftaran Siswa Baru Tahun 2026/2027

Tue, 14 Apr 2026 03:37:42am

  SEKAYU – SD Muhammadiyah Sekayu resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMP) untuk tahun pelajaran 2026/2027. Proses pendaftaran ini...

Tekan Aktivitas Ilegal, Kapolres Muba Tindak Tegas 5 Kasus Illegal Drilling dan Refinery

Sun, 12 Apr 2026 10:52:47pm

Muba - Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo terus menggencarkan upaya mitigasi terhadap aktivitas illegal drilling dan illegal refinery di...

Baca Juga