Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:35 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Cegah dan Tekan Stunting di Muba, Dinas Perikanan Berikan Bantuan Ikan Segar

Kamis, 8 Juli 2021
227 views
0
IMG-20210709-WA0003

 

Sekayu - Upaya menekan angka stunting, harus melibatkan semua elemen masyarakat khususnya Pemerintah Daerah sebagai motor dari pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan permasalahan tersebut. Seperti aksi intervensi gizi yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin, dalam penanganan persoalan stunting di Kecamatan Babat Toman.

Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, S.STP., M.Dev mengungkapkan, aksi yang dilakukan dalam pencegahan dan penangan stunting, yaitu dengan membagikan ikan segar kepada balita dan ibu hamil, di dua kecamatan yaitu, Babat Toman dan Lais. Selain itu, sedikitnya ada 100 orang yang akan mendapatkan program tersebut. 

“Jumlah penerima bantuan ada 100 orang dengan rincian untuk Kecamatan Babat Toman 50 orang ibu hamil dan 50 orang balita. Sedangkan di Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais untuk 63 orang ibu hamil dan 37 orang balita ,” terangnya Kamis (8/7).

Dikatakan Tomy, bahwa bantuan ikan segar kepada balita dan ibu hamil merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dengan program, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muba, yang dikomandoi oleh Hj Thia Yufada Dodi Reza, dalam mengurangi angka stunting di masyarakat. 

“Dinas Perikanan merupakan bagian terpenting dalam penyedia protein alami, dalam penanganan stunting. Sehingga kami bersama TPKK Muba memiliki program pemenuhan protein hewani yaitu ikan yang diharapkan dapat membantu masyarakat,” bebernya.

Sementara itu Kepala Bidang Usaha Perikanan, Tarmizi, S.E menjelaskan, Dinas Perikanan menyediakan ikan segar bagi 100 orang selama lima bulan, untuk membantu perbaikan gizi masyarakat, dimana setiap balita dan ibu hamil memperoleh tiga kilogram ikan. Selain itu, data penerima manfaat, diperoleh berdasarkan data Dinas Kesehatan Muba melalui Puskesmas.

“Setiap penerima manfaat, memperoleh tiga jenis ikan segar, yaitu Ikan Nila, Patin, dan Lele. Sehingga setiap bulan Dinas Perikanan memberikan bantuan sebanyak 300 kilogram ikan kepada masyarakat yang dianggap terkena stunting berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas,” terangnya didampingi oleh Kasi Data Usaha Perikanan Bella Umbari,S.Pi, MM.

Dijelaskan Tarmizi, bahwa setiap bulan pihaknya menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat sebanyak dua kali. Sehingga setiap orang mendapatkan ikan segar dua kali dalam satu bulannya. 

“Kita sudah memulainya sejak awal Juni sampai bulan Oktober mendatang, sehingga totalnya lima bulan,” terangnya.

Nantinya, lanjut Tarmizi, setelah lima bulan atau pada November mendatang, akan dilakukan monitoring dan evaluasi terahadap penerima manfaat di dua kecamatan tersebut. Sehingga diketahui dilakukan manfaat program yang dilaksanakan tersebut. 

“Kita akan lakukan monitoring dan evaluasi nantinya, kepada balita dan ibu hamil yang menerima manfaat. Jika memang membantu, maka akan diperluas dan dilakukan penambahan penerima manfaat, juga waktu pemberian,” terangnya. 

Diketahui, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza terus bergerak dalam pencegahan stunting dan telah mendapatkan apresiasi dari BKKBN, yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 7 persen dari target nasional 14 persen, dimana masyarakat gemar mengkonsumsi ikan.

“Upaya mencegah stunting kita lakukan hingga ke pelosok desa dengan meningkatkan koordinasi banyak pihak khususnya TP PKK Desa, dan menggaungkan dengan gemarikan atau gemar makan ikan,” ungkap Thia Yufada belum lama ini. 

Selain itu, pihaknya semaksimal mungkin dan all out dalam upaya pencegahan stunting. Dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) biasa disebut pendek.

“Peran pertama TP PKK dalam pencegahan stunting yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kader dan pengembangan pengorganisasian masyarakat. Selain itu, PKK berperan menguatkan kelembagaan Pokja untuk membangun komitmen dan dukungan sumber daya untuk KIA, dan pemutakhiran data dan informasi,” jelasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Rapat Paripurna XXXVIII DPRD Prov. Sumsel tentang Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sun, 26 Jul 2026 12:09:46pm

  Palembang, 13 Juli 2026 - DPRD Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna ke-39 dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan...

Pemkab Muba Bergerak Tertibkan Legalitas Perusahaan, Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi*

Wed, 22 Jul 2026 12:36:05am

*SEKAYU, MUSI BANYUASIN* – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengambil langkah besar dalam memperkuat tata kelola investasi dan...

Dinilai Minim Transparansi, Papan Aset Gedung Pengolahan Ikan Pemkab Muba Disorot Aktivis

Thu, 16 Jul 2026 11:54:06am

  SEKAYU – Tata kelola aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin kembali memicu kritik. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada papan...

Korsleting Kabel Induk Depan Sekolah Muhammadiyah Sekayu Berhasil Dijinakkan Damkar Muba dalam 7 Menit

Tue, 14 Jul 2026 01:17:10pm

  SEKAYU, MUBA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran...

Bidik Juara Umum Lagi, Polres Muba Buka Pusat Latihan Silat untuk Lestarikan Budaya

Tue, 14 Jul 2026 02:47:22am

SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor...

Baca Juga