Selasa, 21 April 2026 - 11:06 WIB
banner ucapan Sekda revs

Camat di Muba Perketat Pengawasan Prokes

Kamis, 29 April 2021
35 views
0
camat muba

Musi Banyuasin,- Kasus warga yang positif COVID-19 khususnya di Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus bertambah. Kondisi ini disikapi Pemkab Muba bersama Forkopimda untuk kembali memperketat protokol kesehatan bagi masyarakat dan ASN Perkantoran.

“Penambahan kasus terjadi dari hari ke hari dan kita harus kembali mempertegas penerapan protokol kesehatan khususnya di tempat berpotensi keramaian, “ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Penegakan Protokol Kesehatan dan Kewaspadaan Peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba, Kamis (29/4/2021).

Dikatakan Sekda, agar para Camat setiap hari mengetahui hasil pemeriksaan tes swab, jika ditemukan ada warga positif maka segera lakukan tracking dan isolasi warga dan lakukan karantina. Disetiap desa juga sudah disiapkan anggaran untuk pendirian posko di masing-masing desa, maka maksimalkan.

“Khusus tempat ibadah kita akan siapkan surat edaran, jangan terkesan kita menutup masjid. Selain itu juga tempat-tempat makan seperti restoran, cafe agar tidak menerima konsumen makan ditempat, jika masih buka maka kita lakukan operasi yustisi. Kita harus tegas, tentunya pasti akan banyak komplain, namun ini semua untuk melindungi masyarakat kita,”tukasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba  dr H Azmi Dariusmansyah, MARS menyampaikan, untuk kewaspadaan peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Muba, maka perlu segera koordinasi dan kolaborasi kembali seluruh stakeholder yang terlibat dalam satgas Penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Muba.

“Dukungan masyarakat dengan pembatasan mobilitas masyarakat, menghentikan kegiatan-kegiatan yang berpeluang terjadinya keramaian, seperti acara resepsi pernikahan, buka puasa bersama, safari ramadhan dan kegiatan serupa, pengetatan pintu masuk di posko perbatasan bagi pendatang/pemudik yang masuk ke Kabupaten Muba, terutama luar provinsi,”pungkasnya.

Sementara itu Camat Sekayu Taisir Gunawan SSos MM melaporkan bahwa Pemerintah Kecamatan Sekayu bersama Forkopimcam sudah membuat edaran dan sosialisasi ke masyarakat dalam wilayah Sekayu.

“Kasus meningkat karena memang ditemukan warga yang sudah kendor akan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker. Maka kami sudah lakukan juga pertemuan dengan ketua dan pengurus masjid di desa zona merah agar dalam ibadah tetap patuhi prokes, kami juga telah melakukan imbauan untuk bentuk posko dan alhamdullilah sudah berjalan,”ucap Taisir.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Layanan Kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi Raih Penghargaan Kemenkes

Mon, 19 Oct 2020 03:12:38am

Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...

Mitos Kesehatan Sepekan: Masker Picu Keracunan hingga Kedelai Sebabkan Parkinson

Mon, 19 Oct 2020 03:09:29am

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan. Satu di...

Baca Juga