SEKAYU- Setelah sabar menanti, kini kendaraan dan warga yang ingin melintasi Jalan Sri Damai - Mekar Jaya, Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin bisa menikmati fungsi jalan yang laik.
Ini setelah dilakukannya perbaikan oleh Dinas PUPR Muba melalui Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas.
"Perbaikan ini sudah dimulai sejak hari Jumat yang lalu. Terima kasih atas kesabaran dari masyarakat dan aparat Desa Sri Damai yang telah lama menunggu perbaikan ruas jalan tersebut," ucap Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT.
Dikatakan, keterlambatan tersebut bukan karena tidak merespon dengan cepat aduan masyarakat, namun karena keterbatasan alat berat untuk melakukan perbaikan.
"Perbaikan dilakukan mulai dari jalan Dusun 2 dan Dusun 5 Menuju Desa Sri Damai Menuju Desa Mekarjaya," terangnya.
Herman merinci, adapun perbaikan yang dilakukan meliputi Pembuangan Lumpur Pada Badan Jalan sekitar 500 M, Pembentukan Badan Jalan Sepanjang 4.000 M dengan Lebar 6 M.
"Kemudian, pengerasan dengan Krokos untuk Titik Spot yang parah sepanjang +- 150 M dengan Lebar Perkerasan 4 M," urainya.
Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur merupakan prioritas utama Pemkab Muba.
"Saya minta warga bersabar, satu persatu persoalan Infrastruktur jalan ini akan dituntaskan di tahun 2021 ini. Bertahap akan kita selesaikan demi kenyamanan warga Muba," pungkasnya.(ril)
Kita merah Putih.com Menyerap aspirasi dari tokoh masyarakat dan alim ulama adalah proses penting untuk menjaring masukan, saran, dan harapan yang...
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan silaturahmi dengan Bupati Musi...
*Peraihan Medali Nyaris Tak Terkejar* MUSI BANYUASIN- Masuk pekan kedua pelaksanaan PORPROV XV Sumsel di Bumi Serasan Sekate membuat semakin nyata...
Ketua dan Jajaran Anggota Gema Keadilan Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan Upacara memperingati hari sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025...
Tak terbayangkan oleh masyarakat biasa memanjatkan dinding kurang 15-16 meter dengan kecepatan mencapai 5 detik beda dengan Atlet Panjang tebing...