Sementara itu Camat Plakat Tinggi Yugo falentino,SSTP M.si diwakili sekertaris camat sudarisman S.H M.si mengucapkan trima kasih kepada dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten musi banyuasin yang telah memprogramkan acara ini di kecamatan plakat tinggi.dimana materi yang lengkap dari sisi kebijakan pemerintah, dari sisi pencegahan dan penanganan Anak berhadapan dengan hukum dan siraman rohani dari ustad Muda asal Muba Yanuar Arafat,SPd, M.Ag yang begitu gamblang menjelaskan dalil dalil tentang kewajiban orang Tua, Tetangga dan para pendamping anak dam.melindungi anak kegiatan seperti ini sangat perlu di lakukan untuk meningkatkan Pemahaman menciptakan kondisi layaknya anak.
Ustad Yanuar Arafat, SPdi,M.Ag dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dalam kesempatan
Menyampaikan bahwa banyak pintu menuju surga salah satunya adalah mejaga anak dengan baik
Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)
Anak adalah amanah bagi setiap orang tua. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi keduanya untuk mendidik anak tumbuh menjadi orang yang shaleh dan dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya.Setiap orang tua tentu memiliki cara mendidik anak versi masing-masing akan tetapi untuk itu kita mesti kembali ke Dinul islam dengan tuntutan Alquran dan Asunah
Sedangkan untuk Narasumber dari Polres Musi Banyuasin Unit Pelayanan Perempuan dan Anak( PPA) dengan materi ,Penguatan Kapabilitas Anak dan Keluarga: Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi terhadap Anak
Dalam paparannya meliputi
Undang-undang Perlindungan Anak menegaskan perlindungan Anak dari kekerasan dan diskriminasi agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dengan baik
Kekerasan, perlakuan salah, penelantaran, dan eksploitasi terhadap anak tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Dengan demikian , kekerasan, perlakuan salah, penelantaran, dan eksploitasi terhadap anak merupakan perbuatan melawan hukum dan bisa dipidanakan.
" Anak laki-laki dan anak perempuan sama rentan untuk menjadi korban atau pelaku kekerasan. Kekerasan, perlakuan salah, penelantaran, dan eksploitasi terhadap anak menpunyai dampak yang jangka panjang dan mempengaruhi kesehatan anak, kemampuan untuk belajar dan kemauannya untuk bersekolah, mengakibatkan anak lari dari rumah, menghancurkan rasa percaya diri anak dan secara fatal kematian.
Keadaan darurat seperti bencana alam dan pandemic Corona Virus (COVID-19) yang dialami saat ini, meningkatkan risiko anak mengalami kekerasan perlakuan salah, eksploitasi atau penelantaran. Paparnya
Polres Muba menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau,, Jumat...
SEKAYU Menjelang pertengahan bulan suci Ramadan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Rahmaniyah Sekayu menunjukkan kekompakan mereka melalui...
MUBA- Sebanyak 7 bus dan 2 speed boat siap membawa pulang mahasiswa dan warga Muba yang berada di perantauan ke kampung halaman, menyambut Hari Raya...
MUBA, Tungkal Jaya Sabtu 14 Meret 2025 Kapolsek Tungkal Jaya, Iptu Imamsyah, S.H., M.S., terjun langsung memantau situasi arus mudik Lebaran di depan...
SURABAYA – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya menunjukkan wujud nyata kepedulian religi melalui aksi...