Minggu, 8 November 2026 - 04:38 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Waspada Longsor ini Himbuan Camat Sekayu

Minggu, 6 Juli 2025
378 views
0
IMG20250323091550_01-1536x864

Camat Sekayu Himbau Warga di Batran sungai waspada longsor Tanah longsor merupakan salah satu kejadian yang kerap kali terjadi saat musim hujan, terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi didaerah perbukitan yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap tanah longsor dan bagi pemerintah daerah diharapkan selalu meningkatkan kapasitas terhadap bencana yang kerap terjadi didaerahnya masing-masing

Hal yang perlu dihindari.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari tanah longsor.

1. Mendirikan bangunan diatas lereng yang rawan terhadap longsor

2. Mencetak kolam atau sawah irigasi diatas dan pada lereng yang rawan longsor

3. Melakukan penggalian disekitar kaki lereng yang rawan longsor

4. menebang pohon sembarangan pada lereng yang rawan longsor

5. Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor.

3 poin dibawah ini merupakan hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor diwilayah Anda.

1. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah untuk menjauh dari lokasi, cari tempat aman. Sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor

2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga Anda ke tempat aman. Biasanya bagi mereka yang tinggal didaerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.

3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bis amemberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin memburuk

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak tanah longsor

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan untuk mengurangi dampak terhadap tanah longsor, antara lain:

1. Kenali daerah tempat tinggal kita sehingga terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.

2. Perbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng.

3. tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem pengakarannya dalam (akar tunggang) atau pohon yang berdaun lebar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pemuda di Bayung Lencir Diringkus Satreskrim Polres Muba

Mon, 26 Jan 2026 11:42:32am

MUBA, KMP.com – Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Tersangka...

Cegah Banjir Berulang, Warga Griya Bumi Lestari Minta Pembangunan Irigasi Permanen

Mon, 26 Jan 2026 09:38:17am

  Warga Perumahan Griya Bumi Lestari (GBL), Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, secara resmi menyampaikan tembusan (26/1) proposal...

Siaga Damkar Muba: Tiga Rumah di Soak Baru Ludes Terbakar, Satu Warga Terluka

Sat, 24 Jan 2026 12:47:20pm

  SEKAYU – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 12 RW 05, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, tepatnya di area...

Sapa Nelayan di Atas Gelombang, Sat Polairud Polres Muba Tebar Kebaikan di Jumat Barokah

Fri, 23 Jan 2026 03:56:00am

SEKAYU, KMP.com– Pagi itu, Jumat (23/01/2026), matahari baru saja membiaskan cahayanya di permukaan Sungai Musi ketika deru mesin kapal patroli Sat...

Sapa Nelayan di Atas Gelombang, Sat Polairud Polres Muba Tebar Kebaikan di Jumat Barokah

Fri, 23 Jan 2026 03:47:04am

  SEKAYU, Kita Merah.com– Pagi itu, Jumat (23/01/2026), matahari baru saja membiaskan cahayanya di permukaan Sungai Musi ketika deru mesin...

Baca Juga