Minggu, 8 November 2026 - 04:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Waspada Longsor ini Himbuan Camat Sekayu

Minggu, 6 Juli 2025
363 views
0
IMG20250323091550_01-1536x864

Camat Sekayu Himbau Warga di Batran sungai waspada longsor Tanah longsor merupakan salah satu kejadian yang kerap kali terjadi saat musim hujan, terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi didaerah perbukitan yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap tanah longsor dan bagi pemerintah daerah diharapkan selalu meningkatkan kapasitas terhadap bencana yang kerap terjadi didaerahnya masing-masing

Hal yang perlu dihindari.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari tanah longsor.

1. Mendirikan bangunan diatas lereng yang rawan terhadap longsor

2. Mencetak kolam atau sawah irigasi diatas dan pada lereng yang rawan longsor

3. Melakukan penggalian disekitar kaki lereng yang rawan longsor

4. menebang pohon sembarangan pada lereng yang rawan longsor

5. Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor.

3 poin dibawah ini merupakan hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor diwilayah Anda.

1. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah untuk menjauh dari lokasi, cari tempat aman. Sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor

2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga Anda ke tempat aman. Biasanya bagi mereka yang tinggal didaerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.

3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bis amemberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin memburuk

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak tanah longsor

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan untuk mengurangi dampak terhadap tanah longsor, antara lain:

1. Kenali daerah tempat tinggal kita sehingga terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.

2. Perbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng.

3. tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem pengakarannya dalam (akar tunggang) atau pohon yang berdaun lebar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penyegaran Organisasi, Kapolres Muba Pimpin Sertijab Kabag Log, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas

Sat, 14 Feb 2026 02:55:27am

SEKAYU, MUBA – Gerbong mutasi kembali bergulir di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin. Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, S.H.,...

PUPR Muba Didesak Segera Sidak; PT EMR Terus Tanam Tiang Ilegal, Catut Nama Lurah Hingga Abaikan Warga

Fri, 13 Feb 2026 07:31:56am

SEKAYU, MUBA – Proyek pemasangan jaringan kabel Fiber Optic (FO) milik PT Eka Mas Republik (EMR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin tak...

Puskesmas Jeli Gencarkan Gerakan Sehat: Edukasi Gizi Siswa di Sendang dan Cek Kesehatan Karyawan SPPG

Fri, 13 Feb 2026 04:34:30am

TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Jeli di bawah kepemimpinan dr. Achmad Ardianto, M.Ked.Trop, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan lintas...

Optimalkan PAD Sampah, DLH Gandeng Bank Sumsel Babel Hadirkan Pembayaran QRIS

Fri, 13 Feb 2026 04:16:45am

SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan...

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Thu, 12 Feb 2026 11:05:52am

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi...

Baca Juga