Jumat, 12 Juni 2026 - 12:17 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Tim Pemkab Muba Lakukan Kaji Cepat Longsor di Rantau Panjang

Sabtu, 5 Juli 2025
179 views
0
78cf6eb8203ba5d1ecec560ce162990c

Lawang Wetan, MUBA – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat menindaklanjuti laporan bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun 5, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lawang Wetan, pada Sabtu (5/7/2025).

Detail Kejadian

Longsor yang disebabkan oleh abrasi dan erosi tebing sungai tersebut mengakibatkan jalan utama desa amblas dan terputus total. Bencana ini diketahui oleh warga sekitar pukul 10.00 WIB.

Respons Tim BPBD

Kepala BPBD Muba, H Pathi Riduan, langsung menurunkan tim bersama perangkat Kecamatan Lawang Wetan dan Pemerintah Desa Rantau Panjang ke lokasi pada pukul 17.00 WIB untuk melakukan kaji cepat.

Dua Titik Longsor

Pathi Riduan menjelaskan bahwa terdapat dua titik longsor yang kondisinya cukup mengkhawatirkan:

1. Lokasi Pertama : Panjang longsoran mencapai 30 meter dengan ketinggian 8 meter, hanya berjarak 6 meter dari rumah warga.
2. Lokasi Kedua : Panjang 8 meter dengan ketinggian 6 meter, berjarak hanya 1 meter dari rumah warga.

Kondisi ini menimbulkan ancaman serius, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi. Tim juga mencatat bahwa longsor masih berlangsung dan berpotensi meluas.

Langkah Awal Penanganan

Tim BPBD bersama unsur kecamatan dan pemerintah desa telah memberikan himbauan langsung kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka melakukan pengukuran terhadap jalan yang amblas dan pendataan rumah yang terdampak. Tindakan awal termasuk memasang pembatas sementara menggunakan tali rapiah untuk mencegah aktivitas di sekitar lokasi bencana.


Sementara itu Bupati Muba, H M Toha, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat tim BPBD dan seluruh jajaran kecamatan yang terlibat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana serta memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Pemerintah Kabupaten Muba akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyiapkan langkah lanjutan sesuai hasil kaji cepat serta laporan dampak bencana.

> “Kita harus tetap siaga dan cepat dalam menangani setiap potensi bencana. BPBD masih mengimbau warga di sekitar lokasi longsor untuk terus waspada, khususnya saat cuaca hujan. Masyarakat diharapkan tidak beraktivitas di sekitar area rawan dan segera melapor jika terjadi pergerakan tanah susulan," tandasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga