Jumat, 26 Juni 2026 - 05:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Tim Kemenkes RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi di RSUD Sekayu

Jumat, 23 Juni 2023
233 views
0
IMG-20230703-WA0022-1024x682

SEKAYU- Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tiba di Bumi Serasan Sekate. Kedatangan Tim dari Kemenkes RI ini, terkait untuk monitoring dana bantuan alat kesehatan di Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu.

Kehadiran rombongan di sambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan pihak RSUD, Jum'at (23/6/2023) di Aula Lt.2

RSUD Sekayu.

"Saya berserta rombongan mengucapkan terima kasih sudah di sambut dengan sangat baik. Kami merasa bersyukur bisa hadir secara langsung di Muba," tutur Ketua Tim Kerja Hukum Setditjen
Yankes
Riko mariansya SH MH.

Benar saja kehadiran kami di Muba untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan dana bantuan pemerintah di RSUD Sekayu. Untuk melihat bagaimana efektivitas dari bantuan yang telah diberikan. Apakah alat yang sudah diberikan bisa di rawat dan dimanfaatkan dengan baik sebagai akses layanan kepada masyarakat.

"Adapun alat yang sudah diberikan yaitu, CT Scan sebanyak 64 slides, sementara alat kesehatan seperti Cathlab, Mammografi dan UPS akan di berikan juga namun masih dalam proses,"bebernya.

Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Yudi Herzandi MH, bahwasanya RSUD Sekayu sudah banyak meraih berbagai prestasi. Mulai dari penghargaan tingkat provinsi hingga tingkat nasional.

"Bahkan baru-baru ini, sebanyak enam Tenaga Kesehatan Kabupaten Muba berhasil meraih juara Tenaga Kesehatan Teladan di tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Empat di antaranya berhasil meraih juara satu dan siap maju ke tingkat nasional mewakili Provinsi Sumsel. Tentunya dari segala capaian yang luar biasa ini, kami juga berharap agar bisa lebih di prioritaskan untuk bantuan alat kesehatan," ungkapnya.

Lanjut Yudi, Pemkab Muba juga sangat mendukung penuh dan komitmen dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Mempertahankan predikat UHC atau 95 persen lebih warga Muba yang difasilitasi BPJS Kesehatan secara gratis.

"Tidak hanya puas dengan menyandang status Universal Health Coverage (UHC), Pj Bupati Muba bakal meningkatkan kelas layanan BPJS Kesehatan dari kelas III ke kelas II bagi seluruh perangkat desa di 229 desa Kabupaten Muba," katanya.

Sementara, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP
saat dihubungi juga mengatakan, dibawah kepemimpinan Pj Bupati Muba H Apriyadi bukan hanya infrastruktur yang menjadi fokus untuk memajukan Kabupaten Muba. Ada banyak aspek yang di perhatikan juga termasuk tentang kesehatan.

"Semoga dengan adanya support dan bantuan dari Kemenkes RI untuk RSUD Sekayu. Pelayanan kesehatan untuk masyarakat Muba semakin baik,"tandasnya.

Turut hadir, Direktur RSUD Sekayu dr Sharlie Esa Kenney, Kepala Dinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah Mars, Kepala BKPSDM Muba Aidil Fitri MSi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga