Minggu, 21 Juni 2026 - 02:16 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

Selasa, 12 September 2023
163 views
0
IMG-20230913-WA0007

kitamerahputih.com                                    Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

kitamerahputih.com
Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Audiensi ke Kemendagri, Pemkab Muba Perkuat Sinkronisasi Otonomi Daerah dan Akselerasi Pembangunan

Wed, 1 Apr 2026 01:04:53am

  JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam rangka optimalisasi...

Masa Bakti Pengurus KONI Muba Berakhir Mei 2026, KONI Sumsel Tekankan Pemilihan Tepat Waktu

Tue, 31 Mar 2026 11:58:22am

MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...

Disdik Jatim Ditagih Komitmen Jalankan Sanksi Administrasi Terkait Dugaan Pungli di SMKN Tulungagung

Tue, 31 Mar 2026 09:38:36am

TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...

Wabup Rohman Serahkan LKPD Muba ke BPK Sumsel

Tue, 31 Mar 2026 01:05:51am

Palembang – Langkah nyata dalam menjaga akuntabilitas keuangan daerah terus ditunjukkan Pemkab Musi Banyuasin. Hal ini ditandai dengan penyerahan...

Perkuat Ekonomi Muba, Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp240 Juta untuk Subsidi Paket Sembako

Mon, 30 Mar 2026 08:02:23am

Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...

Baca Juga