Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Layanan UKK Imigrasi Sekayu Disorot, Travel Umroh Desak Pembenahan Sistem yang Transparan dan Humanis

Rabu, 8 April 2026
307 views
0
image_e54dabd4-1

SEKAYU – Kualitas pelayanan publik di Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Musi Banyuasin, Sekayu, menjadi sorotan tajam. Salah satu pemilik biro perjalanan (travel) umroh melayangkan kritik konstruktif guna memastikan para calon jamaah mendapatkan kenyamanan dan keadilan dalam proses pengurusan paspor.

Kenyamanan Jamaah Harus Menjadi Prioritas

Pihak travel menyatakan keprihatinannya saat melihat proses antrean wawancara yang dinilai tidak beraturan. Menurutnya, calon jamaah yang mayoritas merupakan lansia sangat membutuhkan kepastian alur pelayanan agar tidak mengalami kelelahan fisik saat menunggu.

"Kasihan para jamaah kita. Mereka sudah meluangkan waktu dan tenaga, namun di lapangan sistem antrean terkesan tebang pilih. Ada yang baru datang justru dipanggil lebih dulu, sementara yang sudah antre berjam-jam terabaikan. Kondisi ini sangat tidak profesional," ungkapnya dengan nada kecewa.

Soroti Disiplin Petugas Perbantuan

Muncul dugaan bahwa ketidakteraturan ini dipicu oleh lemahnya koordinasi oknum petugas perbantuan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang diperbantukan di sana.

Tindakan oknum yang tidak disiplin dinilai dapat merusak citra institusi Imigrasi.

 Petugas garda terdepan seharusnya menjadi cermin pelayanan yang mengayomi, bukan justru memicu kegaduhan dengan membiarkan praktik "serobot" antrean terjadi.

Tiga Rekomendasi Perbaikan: Fasilitas dan Sistem

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan publik, Sastra, perwakilan dari pihak travel, menyampaikan tiga poin desakan utama:

Penyediaan Fasilitas yang Layak: Mendesak pengelola segera menambah kursi antrean, terutama di area depan, agar pemohon lansia dapat duduk dengan layak selama proses verifikasi.

Digitalisasi Antrean Transparan: Menuntut adanya layar monitor urutan antrean yang terpantau publik guna menutup celah manipulasi atau keberadaan "jalur khusus".

Evaluasi Integritas Personel: Meminta Kepala Dinas Dukcapil dan PTSP untuk mengevaluasi kinerja petugas perbantuan agar bekerja secara profesional sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

"Kami hanya ingin calon jamaah merasa tenang dan dilayani dengan hati. Jangan sampai niat ibadah mereka terganggu oleh sistem pelayanan yang semrawut," tegas Sastra.

Respons UKK Imigrasi: Komitmen Transformasi Melalui M-Paspor

Menanggapi keluhan tersebut, pihak UKK Imigrasi Musi Banyuasin menyambut baik masukan yang diberikan. Viky, perwakilan UKK Imigrasi Sekayu, menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dari masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja agar ke depannya pelayanan menjadi lebih baik," ujar Viky.

Pihak Imigrasi mengakui adanya kendala pada sistem antrean fisik yang belum optimal. Sebagai langkah solutif, saat ini pihaknya telah mengimplementasikan sistem digital secara penuh.

"Kami mengakui sebelumnya sistem antrean fisik memang belum mumpuni. Alhamdulillah, saat ini kami telah menerapkan sistem M-Paspor. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik sehingga pelayanan di lapangan menjadi lebih maksimal, transparan, dan teratur," tambahnya.

Viky juga menegaskan bahwa pihaknya tidak segan untuk memberikan teguran keras atas kelalaian oknum petugas agar kejadian serupa tidak terulang kembali, demi memastikan pelayanan berjalan maksimal dan adil bagi seluruh pemohon.

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pemkab Muba Bergerak Tertibkan Legalitas Perusahaan, Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi*

Wed, 22 Jul 2026 12:36:05am

*SEKAYU, MUSI BANYUASIN* – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengambil langkah besar dalam memperkuat tata kelola investasi dan...

Dinilai Minim Transparansi, Papan Aset Gedung Pengolahan Ikan Pemkab Muba Disorot Aktivis

Thu, 16 Jul 2026 11:54:06am

  SEKAYU – Tata kelola aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin kembali memicu kritik. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada papan...

Korsleting Kabel Induk Depan Sekolah Muhammadiyah Sekayu Berhasil Dijinakkan Damkar Muba dalam 7 Menit

Tue, 14 Jul 2026 01:17:10pm

  SEKAYU, MUBA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran...

Bidik Juara Umum Lagi, Polres Muba Buka Pusat Latihan Silat untuk Lestarikan Budaya

Tue, 14 Jul 2026 02:47:22am

SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor...

Pantang Surut Diterjang Kantuk: Dedikasi 24 Jam Damkar Muba Jinakkan Api di Tengah Malam

Sun, 12 Jul 2026 11:52:31pm

SEKAYU – Ketika sebagian besar warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tengah terlelap dalam buaian mimpi, alarm darurat justru berbunyi keras di...

Baca Juga