Jumat, 8 Mei 2026 - 08:35 WIB
banner ucapan Sekda revs

Tanpa Motor, Ngaji dan Hafal Alquran Seminggu Sekali

Sabtu, 21 Oktober 2023
102 views
0
IMG-20231101-WA0071-1024x643

MUBA- Ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) Kiyai, Ustadz dan para santri-santriwati di Kecamatan Tungkal Jaya memadati halaman Kantor Camat Tungkal Jaya, Sabtu (21/10/2023) siang.

Kali ini, jelang peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023 yang jatuh pada 22 Oktober 2023, ribuan warga NU tersebut bersama para Kiyai dan santri menggelar Pengukuhan Pengurus Santri Mondok Sehari (Sanmori).

Kalau biasanya Sunmori identik dengan berkendara motor dengan berkeliling kota, namun kali ini kedatangan Pj Bupati Apriyadi Mahmud mengukuhkan pengurus Santri Mondok Sehari di Kecamatan Tungkal Jaya.

"Hari ini peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023. Alhamdulillah hari ini diperingati langsung bersama pak Bupati Apriyadi," ungkap Ketua MWCNU Tungkal Jaya, KH Jamaluddin MPd.

Menurutnya, saat ini kepedulian dan perhatian Pemkab Muba terhadap para santri dan Pondok Pesantren diakui sangat luar biasa, berbagai program dan support sangat maksimal diberikan.

"Kami berharap, santri di Muba khususnya di Tungkal Jaya dapat menjayakan negeri yang sesuai dengan tema nasional Hari Santri di Tahun 2023 yakni Jihad Santri Jayakan Negeri," ujarnya.

Sementara itu, Camat Tungkal Jaya Yudi Suhendra SE MSi mengatakan, selama ini kegiatan sunmori merupakan kegiatan anak muda yang nongkrong dengan kendaraan motor.

"Nah Sanmori kali ini kita plesetkan untuk santri mondok sehari yang mengaji dan menghafal Alquran setiap hari Jumat," ulasnya.

Ia menambahkan, pengurus Sanmori yang telah dikukuhkan ini diharapkan ke depan akan menjadi pemimpin masa depan yang menanamkan nilai nilai agama.

"Insya Allah di usia emas Indonesia nantinya, anak muda Tungkal Jaya menjadi generasi yang cerdas dan bertakwa," harapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Apriyadi Mahmud menuturkan, santri-santriwati merupakan aset sekaligus agen perubahan tentu harus terus di support dan didorong melalui kegiatan kegiatan positif.

"Sanmori ini jadi wadah agar para anak muda atau santri santriwati di Tungkal Jaya menjadi lebih menanamkan nilai-nilai agama," ucap Mustasyar PCNU Muba itu.

Mantan Kabag Kesra Muba ini menambahkan, arus informasi dan perkembangan teknologi serta informasi memberikan sedikit dampak kepada para anak muda.

"Nah, lewat Sanmori ini kita harapkan agar jadi momentum merefleksikan diri dan menjaga nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," terangnya.

Ia mengucapkan, selamat merayakan Hari Santri Nasional tahun 2023 dan terus diharapkan terus andil menjaga Muba tetap zero konflik. "Selamat Hari Santri tahun 2023, semoga santri terus memberikan kontribusi untuk negeri," pungkasnya.

Pada kesempatan itu turut menjadi Penceramah yakni Rois Syuriah MWCNU Tungkal Jaya, KH Anas Rifa'i. Kemudian Pj Bupati Apriyadi Mahmud turut didampingi anggota DPRD Muba Edi Herianto, Edi Pramono, Plt Kepala Bappeda Sunaryo SSTP MM, dan Kabag Kesra Opi Palopi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga