Rabu, 10 Juni 2026 - 06:48 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Reses DPRD Sumsel di SMA Negeri 1 Lawang Wetan: Perjuangkan Infrastruktur Sekolah Bebas Banjir Melalui SIPD

Rabu, 11 Februari 2026
271 views
0
IMG20260211112532

 

MUSI BANYUASIN – Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kunjungan Reses Masa Sidang V Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Rabu (11/02/2026). Kehadiran para wakil rakyat ini menjadi angin segar bagi pihak sekolah untuk menyampaikan aspirasi terkait mendesaknya perbaikan sarana prasarana pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran legislator lintas fraksi, di antaranya Abusari, S.H., M.Si., Drs. Thamrin, M.Si., dan Andi Rizkiansyah, S.I.P. dari Fraksi Golkar, serta Hasan Haikal dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Kepala SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Zulganda Atmaja, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur sekolah yang kerap terhambat faktor cuaca. Ia menyebutkan bahwa lapangan dan halaman sekolah menjadi titik krusial yang membutuhkan penanganan segera.

"Saat musim hujan, lapangan sekolah kami sering tergenang banjir sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan upacara maupun olahraga. Kondisi halaman yang becek juga sangat mengganggu mobilitas dan kenyamanan belajar mengajar. Kami sangat berharap aspirasi siswa dan wali murid ini dapat segera direalisasikan," ujar Zulganda.

Keluhan senada disampaikan oleh Reza, perwakilan siswa, yang berharap adanya solusi permanen agar fasilitas sekolah mereka fungsional di segala cuaca.

Menanggapi hal tersebut, Andi Rizkiansyah, S.I.P. menegaskan bahwa reses merupakan jembatan komunikasi dua arah yang menjadi kewajiban moral dan politis anggota dewan.

"Kami hadir untuk menyerap keluhan masyarakat secara langsung. Suara dari SMA Negeri 1 Lawang Wetan ini akan kami kawal dalam perencanaan pembangunan mendatang sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada konstituen," tegas politisi Golkar tersebut.

Sementara itu, Abusari, S.H., M.Si. menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang masuk dalam reses ini tidak akan sekadar menjadi catatan. Ia menjelaskan bahwa usulan tersebut akan diformulasikan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang wajib diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

"Hasil reses hari ini akan kami masukkan ke dalam SIPD sebagai basis data tunggal perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Dengan masuknya usulan ini ke sistem, maka peluang realisasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur sekolah ini menjadi lebih terukur dan terjadwal secara transparan," jelas Abusari.

Sebagai langkah konkret, pihak sekolah secara resmi menyerahkan proposal usulan pembangunan kepada jajaran anggota DPRD Sumsel. Para legislator berjanji akan mengawal usulan tersebut hingga tahap pengesahan anggaran guna memastikan kenyamanan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin dapat terwujud.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga