Kamis, 11 Juni 2026 - 01:31 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pererat Keberagaman, Bupati Muba Jamu Keluarga Besar INTI dan PSMTI di Kediaman Rumah Dinas Bupati

Rabu, 14 Januari 2026
135 views
0
IMG20260114201148

SEKAYU, 14 Januari 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Guest House Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin (Muba) pada Rabu malam. Pemerintah Kabupaten Muba menggelar silaturahmi akbar bersama Keluarga Besar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kecamatan Sekayu.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jalinan komunikasi serta menjaga kerukunan antar-etnis di Bumi Serasan Sekate.

Momen Bersejarah bagi Masyarakat Tionghoa

Perwakilan tokoh masyarakat Tionghoa dari INTI, Jhoni Aking, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas undangan resmi dari pemerintah daerah. Menurutnya, pertemuan ini merupakan bentuk penghormatan besar karena menjadi kali pertama perwakilan masyarakat Tionghoa diundang secara khusus untuk bersilaturahmi langsung di kediaman dinas Bupati.

"Mewakili keluarga besar, kami merasa sangat bangga dan terharu. Ini adalah pertama kalinya kami diundang untuk bersilaturahmi secara resmi di sini. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan keramahtamahan pemerintah daerah," ujar Jhoni Aking penuh syukur.

Dalam kesempatan tersebut, Jhoni juga menyampaikan harapan agar Bupati Musi Banyuasin berkenan menjadi Dewan Pelindung bagi INTI dan PSMTI Kecamatan Sekayu. 

Hal ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi dan peran organisasi dalam berkontribusi bagi masyarakat Sekayu.

Komitmen Bupati: Membangun Muba Tanpa Sekat

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet SH, menegaskan komitmennya untuk memimpin tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun asal-usul masyarakat.

"Di mata pemerintah, tidak ada sekat antara satu suku dengan suku lainnya. Kita semua adalah satu keluarga, warga Musi Banyuasin. Saya secara pribadi maupun atas nama pemerintah, menyatakan kesediaan untuk menjadi Dewan Pelindung bagi keluarga besar INTI dan PSMTI," tegas Bupati Toha.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas dan kedamaian di Kabupaten Muba. Ia menekankan bahwa keharmonisan antar-etnis adalah modal utama dalam mempercepat akselerasi pembangunan daerah.

"Mari kita jaga kedamaian dan toleransi. Saya mengajak seluruh keluarga besar Tionghoa di Sekayu untuk bahu-membahu, bersinergi membangun Kabupaten Musi Banyuasin yang lebih inklusif, maju, dan sejahtera," pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Ketua PSMTI Sekayu, Sani Oktavianus, beserta jajaran pengurus lainnya. Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi ringan dan foto bersama, menandai babak baru sinergitas antara pemerintah daerah dengan komunitas Tionghoa di Musi Banyuasin.(Jay)

4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga