SEKAYU – Suasana haru dan bahagia mewarnai halaman Mapolres Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Rabu (18/03/2026). Sebanyak 60 warga dilepas secara resmi untuk pulang ke kampung halaman dalam program Mudik Gratis yang diinisiasi oleh Polres Muba dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Musi Banyuasin, Kompol Iwan Wahyudi, S.H., beserta jajarannya menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Untuk Polres Muba sendiri, pihak kepolisian mengerahkan satu unit mobil HiAce dan satu unit Bus dengan rute tujuan Sekayu – Palembang dan Sekayu – Lubuklinggau.
"Program Mudik Gratis ini bertujuan membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga," ujar AKBP Ruri Prastowo.
Selain melepas pemudik, Kapolres juga memberikan perkembangan terkini terkait arus lalu lintas. Ia mengonfirmasi beberapa hari yang lalu sempat terjadi kemacetan panjang di Jalur Lintas Timur, tepatnya di wilayah Kali Berau dan Tungkal Jaya arah Jambi, akibat adanya kecelakaan kendaraan.
"Alhamdulillah, berkat kesigapan personel di lapangan, kemacetan tersebut sudah bisa terurai dan arus lalu lintas kini kembali lancar terkendali," tambahnya.
Kapolres juga menitipkan pesan penting bagi para pengguna jalan lainnya. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Jangan menyerobot jalan dan ikuti arahan petugas di lapangan agar arus mudik tetap lancar," tegasnya.
Terkait keamanan lingkungan, AKBP Ruri Prastowo turut memberikan imbauan khusus bagi warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia meminta masyarakat untuk memastikan kompor dan listrik dalam kondisi aman, mengunci pintu dengan rapat, serta melaporkan keberangkatan kepada ketua RT atau tetangga terdekat.
"Bagi masyarakat yang mudik, kami imbau untuk menitipkan rumahnya kepada petugas keamanan setempat atau tetangga. Jika memungkinkan, pasang lampu sensor otomatis agar rumah tidak terlihat gelap gulita yang bisa memicu niat kejahatan," pesannya.
Kebahagiaan terpancar dari wajah para pemudik, salah satunya Nita, warga Sekayu yang hendak mudik menuju Curup. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. "Terima kasih Polres Muba, program ini sangat membantu kami masyarakat kecil untuk bisa mudik dengan aman dan tanpa biaya," ungkapnya
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...
TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...