Minggu, 31 Mei 2026 - 10:46 WIB
banner ucapan Sekda revs

Menjaga Marwah Pendidikan: LMP Tulungagung Desak Inspektorat Cegah Praktik ‘Jual Beli’ Kursi Kepala Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026
82 views
0
IMG-20260509-WA0079

TULUNGAGUNG — Di tengah harapan besar masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan yang lebih baik, sebuah kabar miring kini membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. 

Kekosongan 48 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang seharusnya menjadi momentum penyegaran kepemimpinan, justru memunculkan kekhawatiran akan adanya praktik transaksional yang mencederai nilai-nilai integritas.

Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung secara terbuka menyuarakan keprihatinan mereka. Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, pihaknya mencium adanya oknum yang mematok "harga" hingga Rp150 juta untuk satu kursi kepala sekolah.

Virus ‘Pulihan’ dan Nasib SiswaBukan sekadar angka, Hendri menekankan dampak kemanusiaan yang jauh lebih dalam.

 Ia menggunakan istilah ‘pulihan’—sebuah kondisi di mana seorang pemimpin yang mendapatkan jabatan dengan cara membayar, akan berusaha keras "mengembalikan" modal yang telah dikeluarkan."Efek domino dari praktik ini seperti virus. Jika seorang kepala sekolah sibuk mencari 'pulihan', maka hak-hak pendidikan siswa yang akan dikorbankan," ujar Hendri dengan nada prihatin.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Praktik semacam ini berpotensi memicu modus baru korupsi di lingkungan sekolah, mulai dari pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga pungutan liar yang dibebankan kepada wali murid dengan berbagai dalih iuran.

Harapan pada InspektoratPendidikan seharusnya menjadi ruang suci untuk membentuk karakter bangsa, bukan lahan transaksional oknum dekat kekuasaan.

LMP Tulungagung pun mendesak agar Inspektorat segera turun tangan melakukan pencegahan dan pengawasan secara profesional, bukan sekadar seremonial.

Masyarakat Tulungagung tentu merindukan sosok pemimpin sekolah yang terpilih karena kompetensi dan dedikasinya, bukan karena tebalnya kantong. 

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan marwah pendidikan di Tulungagung dapat tetap terjaga demi masa depan generasi penerus yang jujur dan berprestasi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pusat Penelitian Karet Sebut Pengembangan Teknologi Aspal Karet Sangat Tepat Berada di Muba

Wed, 5 May 2021 12:05:52pm

  SEKAYU- Inovasi pembangunan infrastruktur jalan aspal karet di Kabupaten Musi Banyuasin yang dicetuskan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic...

Bupati Muba Beri Tali Asih Buat Redi, Sekda Apriyadi Beri Semangat Kesembuhan

Tue, 4 May 2021 09:49:24pm

  Kitamerahputih.com Rabu, 05 Mei 2021 Sekayu Muba - Sumsel, Redi salah satu wartawan media online lokal di Kabupaten Musi Banyuasin diketahui...

Bupati Dodi Reza Sambut Kunker Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel ke Kabupaten Muba

Tue, 4 May 2021 09:37:22pm

  kitamerahputih.com Rabu, 05 Mei 2021 Sekayu Muba - Sumsel,  Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut Kunjungan Kerja...

Minta Nasehat Ulama di Muba, Bupati Dodi Reza Anjurkan Salat Ied di Rumah Masing-Masing

Tue, 4 May 2021 04:09:55pm

  kitamerahputih.com Selasa, 04 Mei 2021 Sekayu Muba - Sumsel, Peningkatan jumlah penularan wabah COVID-19 yang sangat signifikan di Sumatera...

Sekda Muba : SKPD Harus Pakai Peci Gambo, Produk Andalan UKM Binaan TP PKK dan DWP Musi Banyuasin

Tue, 4 May 2021 03:42:45pm

Sekda Muba : SKPD Harus Pakai Peci Gambo, Produk Andalan UKM Binaan TP PKK dan DWP Musi Banyuasin Kitamerahputih.com.                   ...

Baca Juga