Minggu, 31 Mei 2026 - 09:55 WIB
banner ucapan Sekda revs

Menjaga Marwah Pendidikan: LMP Tulungagung Desak Inspektorat Cegah Praktik ‘Jual Beli’ Kursi Kepala Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026
82 views
0
IMG-20260509-WA0079

TULUNGAGUNG — Di tengah harapan besar masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan yang lebih baik, sebuah kabar miring kini membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. 

Kekosongan 48 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang seharusnya menjadi momentum penyegaran kepemimpinan, justru memunculkan kekhawatiran akan adanya praktik transaksional yang mencederai nilai-nilai integritas.

Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung secara terbuka menyuarakan keprihatinan mereka. Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, pihaknya mencium adanya oknum yang mematok "harga" hingga Rp150 juta untuk satu kursi kepala sekolah.

Virus ‘Pulihan’ dan Nasib SiswaBukan sekadar angka, Hendri menekankan dampak kemanusiaan yang jauh lebih dalam.

 Ia menggunakan istilah ‘pulihan’—sebuah kondisi di mana seorang pemimpin yang mendapatkan jabatan dengan cara membayar, akan berusaha keras "mengembalikan" modal yang telah dikeluarkan."Efek domino dari praktik ini seperti virus. Jika seorang kepala sekolah sibuk mencari 'pulihan', maka hak-hak pendidikan siswa yang akan dikorbankan," ujar Hendri dengan nada prihatin.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Praktik semacam ini berpotensi memicu modus baru korupsi di lingkungan sekolah, mulai dari pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga pungutan liar yang dibebankan kepada wali murid dengan berbagai dalih iuran.

Harapan pada InspektoratPendidikan seharusnya menjadi ruang suci untuk membentuk karakter bangsa, bukan lahan transaksional oknum dekat kekuasaan.

LMP Tulungagung pun mendesak agar Inspektorat segera turun tangan melakukan pencegahan dan pengawasan secara profesional, bukan sekadar seremonial.

Masyarakat Tulungagung tentu merindukan sosok pemimpin sekolah yang terpilih karena kompetensi dan dedikasinya, bukan karena tebalnya kantong. 

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan marwah pendidikan di Tulungagung dapat tetap terjaga demi masa depan generasi penerus yang jujur dan berprestasi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sejarah hari pendidikan 2 Mei

Sun, 2 May 2021 12:40:28pm

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 4 Kasus Sembuh, 7 Positif

Sat, 1 May 2021 12:33:22pm

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (1/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 4 kasus sembuh dan 7 terkonfirmasi positif COVID-19....

Belajar Bersosialisasi Kemasyarakat, Safari Ramadhan FECC Sukses di Gelar

Sat, 1 May 2021 04:59:40am

Belajar Bersosialisasi Kemasyarakat, Safari Ramadhan FECC Sukses di Gelar kitamerahputih.com Sabtu, 01 Mei 2021 Palembang- Di bulan puasa, Safari...

Buka Puasa Bersama LMP Musi Banyuasin Gelar Yasinan dan Doa Untuk 53 Prajurit Terbaik Hiu Kencana

Fri, 30 Apr 2021 04:05:16pm

  kitamerahputih.com Jumat, 31 April 2021 Sekayu - Sumsel, Indonesia saat ini kehilangan 53 prajurit terbaik Hiu Kencana pada musibah...

Tanamkan Jiwa Kebangsaan, Cara Muba Jaga Zero Konflik

Fri, 30 Apr 2021 04:36:21am

SEKAYU | Beragam suku dan agama terdapat di tiap warga masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Meski demikian, daerah yang dipimpin Bupati Dr...

Baca Juga