Rabu, 17 Juni 2026 - 03:35 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Tulungagung Sudah Ingatkan Pemkab Hindari Korupsi Sebelum OTT KPK, Handri Dwiyanto: “Data Sudah Kami Serahkan”

Sabtu, 11 April 2026
181 views
0
IMG-20260411-WA0008

TULUNGAGUNG – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dan 15 orang lainnya pada Jumat (10/4/2026), seolah menjadi puncak dari peringatan yang selama ini disuarakan oleh elemen masyarakat.

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung, Handri Dwiyanto, menegaskan bahwa pihaknya jauh-jauh hari telah memberikan masukan dan peringatan keras kepada jajaran pemerintah daerah agar bekerja sesuai aturan dan menjauhi praktik korupsi.

Menurut Handri, LMP secara konsisten telah mengawal jalannya pemerintahan di Tulungagung. Pada Februari 2026 lalu, dalam kegiatan pelaksanaan Kegiatan “Organisasi Kemasyarakatan sebagai Pilar Penguatan Demokrasi dan Nilai Kebangsaan di Kabupaten Tulungagung Tahun 2026”.

ia bersama anggotanya secara resmi memberikan masukan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghindari penyalahgunaan jabatan.

"Kami dari Laskar Merah Putih sudah berulang kali memberikan masukan kepada pemerintah daerah untuk menghindari praktik korupsi. Sinyal-sinyal peringatan itu sudah kami sampaikan agar mereka bekerja dengan benar demi kepentingan rakyat," ujar Handri Dwiyanto dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Handri mengungkapkan bahwa LMP tidak hanya sekadar memberi himbauan lisan. Pihaknya mengaku telah mengantongi dan menyerahkan berbagai data terkait dugaan penyimpangan di berbagai sektor kepada KPK RI.

Data-data yang dilaporkan mencakup dugaan penyelewengan anggaran internet, dana BOS dan BPOP, praktik pungli di sekolah, mark-up proyek infrastruktur, hingga karut-marut pengelolaan uang parkir.

"Semua data penyalahgunaan jabatan telah kami serahkan ke KPK. Kami sudah mengingatkan, namun sayangnya masukan-masukan kami seolah diabaikan oleh OPD terkait. Sekarang, kita tinggal mengikuti proses hukum yang berjalan," tegas Handri.

Kejadian OTT ini menjadi pembuktian bagi LMP Tulungagung bahwa pengawasan masyarakat sangat krusial. Handri berharap kejadian ini menjadi pelajaran pahit bagi pejabat lainnya di Tulungagung agar benar-benar bersih dalam menjalankan amanah publik.

Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bupati Gatut Sunu Wibowo dan belasan pihak lainnya untuk mendalami konstruksi perkara lebih lanjut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Baca Juga