Rabu, 17 Juni 2026 - 04:53 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Tulungagung Sudah Ingatkan Pemkab Hindari Korupsi Sebelum OTT KPK, Handri Dwiyanto: “Data Sudah Kami Serahkan”

Sabtu, 11 April 2026
181 views
0
IMG-20260411-WA0008

TULUNGAGUNG – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dan 15 orang lainnya pada Jumat (10/4/2026), seolah menjadi puncak dari peringatan yang selama ini disuarakan oleh elemen masyarakat.

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung, Handri Dwiyanto, menegaskan bahwa pihaknya jauh-jauh hari telah memberikan masukan dan peringatan keras kepada jajaran pemerintah daerah agar bekerja sesuai aturan dan menjauhi praktik korupsi.

Menurut Handri, LMP secara konsisten telah mengawal jalannya pemerintahan di Tulungagung. Pada Februari 2026 lalu, dalam kegiatan pelaksanaan Kegiatan “Organisasi Kemasyarakatan sebagai Pilar Penguatan Demokrasi dan Nilai Kebangsaan di Kabupaten Tulungagung Tahun 2026”.

ia bersama anggotanya secara resmi memberikan masukan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghindari penyalahgunaan jabatan.

"Kami dari Laskar Merah Putih sudah berulang kali memberikan masukan kepada pemerintah daerah untuk menghindari praktik korupsi. Sinyal-sinyal peringatan itu sudah kami sampaikan agar mereka bekerja dengan benar demi kepentingan rakyat," ujar Handri Dwiyanto dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Handri mengungkapkan bahwa LMP tidak hanya sekadar memberi himbauan lisan. Pihaknya mengaku telah mengantongi dan menyerahkan berbagai data terkait dugaan penyimpangan di berbagai sektor kepada KPK RI.

Data-data yang dilaporkan mencakup dugaan penyelewengan anggaran internet, dana BOS dan BPOP, praktik pungli di sekolah, mark-up proyek infrastruktur, hingga karut-marut pengelolaan uang parkir.

"Semua data penyalahgunaan jabatan telah kami serahkan ke KPK. Kami sudah mengingatkan, namun sayangnya masukan-masukan kami seolah diabaikan oleh OPD terkait. Sekarang, kita tinggal mengikuti proses hukum yang berjalan," tegas Handri.

Kejadian OTT ini menjadi pembuktian bagi LMP Tulungagung bahwa pengawasan masyarakat sangat krusial. Handri berharap kejadian ini menjadi pelajaran pahit bagi pejabat lainnya di Tulungagung agar benar-benar bersih dalam menjalankan amanah publik.

Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Bupati Gatut Sunu Wibowo dan belasan pihak lainnya untuk mendalami konstruksi perkara lebih lanjut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga