TULUNGAGUNG – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, tepatnya di depan GOR Boro pada Senin (9/3/2026) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Honda Brio bernopol AG 1981 YK dan sepeda motor Honda Supra Fit bernopol AG 5005 RER.
Akibat peristiwa tersebut, pengendara motor berinisial S (64), warga Dusun Tebokan, Desa Boro, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius akibat benturan keras.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan resmi dari Satlantas Polres Tulungagung, kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari timur menuju ke barat. Sesampainya di depan GOR Boro, S yang mengendarai Honda Supra Fit bermaksud membelokkan kendaraannya ke arah kanan (utara).
Namun, di saat yang bersamaan, mobil Honda Brio yang dikemudikan oleh M.R.A.P (20), warga Desa Kepuhrejo, Ngantru, melaju di jalur yang sama. Diduga karena pengendara motor kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas saat bermanuver, jarak antar kendaraan menjadi terlalu dekat. Benturan tak terelakkan hingga mobil menghantam bagian belakang motor korban.
Aksi Heroik Warga di Lokasi
Hendri Dwiyanto, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung yang kebetulan berada sekitar 70 meter di belakang lokasi kejadian, menjadi orang pertama yang memberikan pertolongan.
"Saat kejadian saya tepat di belakang mobil Brio. Melihat korban terkapar dengan luka-luka, saya langsung mengevakuasi korban menggunakan kendaraan pribadi menuju Puskesmas Karangrejo," ujar Hendri.
Lantaran kondisi luka yang membutuhkan penanganan medis intensif, pihak Puskesmas kemudian merujuk korban ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. Hendri pun berharap pengemudi mobil menunjukkan tanggung jawab penuh atas insiden ini.
Penanganan Polisi dan Imbauan
Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti kedua kendaraan yang mengalami kerusakan.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat akan merubah arah kendaraan.
"Pastikan pandangan bebas dari hambatan dan situasi arus lalu lintas benar-benar aman sebelum berbelok atau menyeberang. Konsentrasi adalah kunci keselamatan di jalan raya," tegasnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian setempat
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....