Rabu, 13 Mei 2026 - 09:41 WIB
banner ucapan Sekda revs

Komitmen Bersama Lawan Karhutla: Muba Siap Gelar Apel Siaga dan Distribusi Peralatan.

Rabu, 21 Mei 2025
81 views
0
IMG-20250627-WA0071

 

Sekayu – Dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba menggelar Rapat Persiapan Apel Siaga Karhutla Tahun 2025 pada Rabu (21/05/2025) bertempat di ruang rapat kantor BPBD Muba.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Muba, Phati Ridwan, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih panas dan kering. Ia mengungkapkan bahwa selama bulan Mei 2025, telah terdeteksi 14 hotspot di wilayah Muba, menandakan peningkatan risiko Karhutla.

“Secara nasional, Apel Siaga sudah dilaksanakan di Riau pada akhir Mei. Di Muba, kita rencanakan pelaksanaan Apel Siaga pada 10 Juni 2025, bertempat di lapangan Pendopoan Musi Banyuasin, dipimpin langsung oleh Bupati dan Forkopimda,” ujar Phati Ridwan.

Apel tersebut juga akan disertai dengan penyerahan bantuan peralatan secara simbolis, sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi bencana Karhutbunlah (Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan).

Turut hadir dalam rapat tersebut Kodim 0401 diwakili Pasi ops Lettu CHB Arsidi ,Kapolres Muba diwakili Angota BagOps Iptu Darwin Sihombing, Kabag Umum Setda Muba Seprizal, Kepala Dinas Kominfo diwakili Pranata Humas Ahli muda Slamet Rianto, para perwakilan OPD serta para perwakilan perusahaan-perusahaan di wilayah Muba, salah satunya Agustar Mariza dari PT. Kirana Musi yang menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla.

Dalam diskusi, para peserta rapat menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga, pemeriksaan ulang peralatan penanggulangan, serta peningkatan kesiapan informasi. Ketersediaan data seperti gambar dan titik koordinat hotspot sangat dibutuhkan agar penanganan bisa cepat dan tepat.

Dengan meningkatnya suhu udara sebagaimana dilaporkan BMKG wilayah Muba, BPBD dan seluruh OPD berkomitmen memperkuat sistem deteksi dini, edukasi masyarakat, serta sinergi lintas sektor agar bencana Karhutbunlah dapat dicegah dan dikendalikan secara efektif.

Phati Ridwan juga mengingatkan bahwa Karhutla di Muba terjadi hampir setiap tahun, terutama akibat kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuka lahan dengan cara dibakar.

“Harapan kita, Muba tidak menjadi daerah dengan bencana Karhutbunlah terbesar di Sumsel. Tugas ini adalah kerja bersama,” tegasnya. Ia juga mendorong pemanfaatan dana desa untuk mendukung penanganan awal apabila titik api ditemukan di wilayah desa.

 

 

 

 

 

 

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Laskar Merah Putih Jirak Jaya Sebagai Lokomotif

Fri, 30 Oct 2020 06:05:19am

kitamerahputih.com - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP) Jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu...

Kali Kelima Pemkab Grobogan Terima Opini WTP dari BPK

Mon, 19 Oct 2020 03:39:41am

GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....

Kapolri Perintahkan Tak Ada Demo dan Opini Medsos Penolak UU Ciptaker

Mon, 19 Oct 2020 03:38:32am

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...

Satu Dekade Kabupaten Jepara Sabet Opini WTP Berturut-turut

Mon, 19 Oct 2020 03:37:16am

JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...

Buleleng Kembali Kantongi Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:36:05am

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...

Baca Juga