Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:24 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sabtu, 10 Januari 2026
107 views
0
IMG-20260110-WA0016

 

Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan

SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. Insiden yang melibatkan perangkat desa dan seorang warga ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Muba, AKP S Hutahaen, melalui keterangan dari Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan awal, baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan sementara dari kepolisian, peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, mendatangi kantor desa. Patra diduga sudah membawa senjata tajam dan langsung menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran.

"Tidak lama kemudian, terjadi pertengkaran hebat di ruang kerja kepala desa," kata AKP S Hutahaen.

Saat pertengkaran memanas, Staf Desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai perselisihan tersebut, justru ikut menjadi korban. Akibat insiden ini, baik Patra, Herman Sawiran (Kepala Desa), maupun Boby Apriansyah mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

Ketiga korban segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diduga Dipicu Persoalan Galian C

Lebih lanjut, AKP S Hutahaen mengungkapkan dugaan awal pemicu keributan tersebut.

"Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas Galian C yang berada di bantaran Sungai Musi," ungkapnya.

Aktivitas pengerukan material ini dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana longsor, dan disebut-sebut menjadi sumber cekcok antara pelaku dan korban.

Ironisnya, diketahui bahwa Patra dan Herman Sawiran memiliki hubungan keluarga, yaitu sebagai paman dan keponakan.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Anggota sudah melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu," jelas AKP S Hutahaen, memastikan bahwa penanganan kasus akan dilakukan secara profesional.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Hujan Air Mata dan Spanduk Protes di Lalan: Warga Muba Desak Janji Pembangunan Jembatan yang Roboh

Fri, 2 Jan 2026 09:30:03am

MUSI BANYUASIN (Muba) – Ratusan warga Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menggelar aksi damai yang dipenuhi keharuan dan kekecewaan...

Aksi Damai Terkait Jembatan P.6 Roboh Berlangsung Kondusif, Kapolsek Lalan: “Tidak Ada Anarkis”

Fri, 2 Jan 2026 08:24:40am

Lalan, Jumat 2 Januari 2025– Situasi keamanan di wilayah Lalan terpantau kondusif menyusul digelarnya aksi damai oleh masyarakat setempat. Aksi ini...

Aksi Damai Terkait Jembatan P.6 Roboh Berlangsung Kondusif, Kapolsek Lalan: “Tidak Ada Anarkis”

Fri, 2 Jan 2026 08:20:59am

Lalan, Jumat 2 Januari 2025– Situasi keamanan di wilayah Lalan terpantau kondusif menyusul digelarnya aksi damai oleh masyarakat setempat. Aksi ini...

Bupati Muba HM Toha Tohet Lantik Musmulyadi SE MM Jadi Camat Babat Supat

Wed, 31 Dec 2025 08:43:19am

  Sekayu, Muba – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H.M. Toha Tohet, secara resmi melantik Musmulyadi, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat...

Bupati Muba Lantik Henri, S.Pd., M.Si. Sebagai Camat Sungai Keruh

Wed, 31 Dec 2025 08:33:09am

  Musi Banyuasin – Bupati Musi Banyuasin (Muba), HM Toha Tohet SH, secara resmi melantik Henri, S.Pd., M.Si. sebagai Camat Sungai Keruh yang...

Baca Juga