Senin, 21 September 2026 - 10:49 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Hujan Air Mata dan Spanduk Protes di Lalan: Warga Muba Desak Janji Pembangunan Jembatan yang Roboh

Jumat, 2 Januari 2026
169 views
0
IMG-20260102-WA0056

MUSI BANYUASIN (Muba) – Ratusan warga Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menggelar aksi damai yang dipenuhi keharuan dan kekecewaan di bawah guyuran hujan gerimis pada hari Jumat (2/1/2026). Aksi ini adalah puncak dari penderitaan panjang dan kekecewaan mendalam atas robohnya Jembatan Lalan, yang merupakan jalur vital, akibat ditabrak oleh tongkang batu bara.

Di lokasi aksi, massa yang terdiri dari berbagai usia membentangkan spanduk-spanduk yang berisi jeritan hati. Mereka menuntut pertanggungjawaban perusahaan dan mendesak realisasi janji pembangunan kembali jembatan yang tak kunjung terealisasi.

Aksi ini dikoordinir oleh Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan, yang dipimpin oleh I Gusti Ketut Satya Mertha.

"Aksi damai ini sekaligus bentuk dukungan kami terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Gubernur Sumatera Selatan untuk menutup alur sementara, dikarenakan janji pembangunan tidak terealisasi," tegas I Gusti Ketut Satya Mertha di tengah massa yang basah kuyup

 

Lima Tuntutan Keras di Tengah Duka Warga

Di bawah langit yang kelabu, rintik hujan seolah ikut merasakan duka kolektif, warga Lalan menyuarakan lima tuntutan utama yang tertulis jelas pada spanduk-spanduk mereka, yang diarahkan kepada pemerintah dan perusahaan terkait:

Mendesak dilanjutkannya pembangunan Jembatan Lalan.

Menutup alur Sungai Lalan secara permanen bagi perusahaan yang menggunakan alur tersebut hingga jembatan dibangun.

Mendesak evaluasi izin perusahaan jika tidak bersedia melanjutkan pembangunan jembatan.

Menuntut perhatian terhadap dampak sosial akibat robohnya jembatan, termasuk penyediaan fasilitas penyeberangan gratis.

Menetapkan batas waktu pembangunan jembatan maksimal 7 bulan, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026.

Puncak aksi protes ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan "Alur Ditutup Sementara" di akses sungai, menjadi simbol perlawanan keras terhadap perusahaan yang dianggap lepas tangan.

Penderitaan dan Harapan dari Lintas Generasi

Spanduk-spanduk yang dibentangkan mencerminkan keputusasaan kolektif, memuat seruan yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Gubernur Sumatera Selatan, hingga Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, agar sudi "menolong jeritan hati" warga Lalan. Kehancuran jembatan telah melumpuhkan denyut nadi ekonomi dan sosial masyarakat, memaksa mereka menjalani hari-hari dengan kesulitan akses yang parah dan biaya tinggi.

Penderitaan warga Lalan turut disuarakan oleh para tokoh masyarakat yang hadir.

 Salah satunya adalah Bapak Astawila, seorang tokoh vokal yang rela menempuh jarak kurang lebih 68 kilometer dari Kecamatan Sungai Lilin menuju Lalan menggunakan sepeda motor, meski usianya tak lagi muda.

"Saya berharap agar apa yang menjadi keluhan masyarakat, yaitu Jembatan, dapat segera dibangun. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak," ujar Bapak Astawila dengan nada penuh harap.

Aksi yang berlangsung mengharukan di bawah guyuran hujan ini menjadi pengingat pedih bagi para pemangku kepentingan, bahwa di balik tumpukan batu bara yang melintasi sungai, ada penderitaan ratusan keluarga yang menanti sebuah jembatan—simbol penghubung harapan dan janji yang telah lama ternoda. Warga Lalan berharap, batas waktu 7 bulan yang mereka tetapkan menjadi tenggat terakhir bagi penderitaan panjang ini.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Korsleting Kabel Induk Depan Sekolah Muhammadiyah Sekayu Berhasil Dijinakkan Damkar Muba dalam 7 Menit

Tue, 14 Jul 2026 01:17:10pm

  SEKAYU, MUBA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran...

Bidik Juara Umum Lagi, Polres Muba Buka Pusat Latihan Silat untuk Lestarikan Budaya

Tue, 14 Jul 2026 02:47:22am

SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor...

Pantang Surut Diterjang Kantuk: Dedikasi 24 Jam Damkar Muba Jinakkan Api di Tengah Malam

Sun, 12 Jul 2026 11:52:31pm

SEKAYU – Ketika sebagian besar warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tengah terlelap dalam buaian mimpi, alarm darurat justru berbunyi keras di...

JUARA UMUM KAPOLDA CUP II 2026: Ketua Himssi GP Muba Beri Apresiasi Tinggi Atas Dominasi Prestasi Polres Muba

Sun, 12 Jul 2026 09:22:47am

SEKAYU, 12 JULI 2026 – Keberhasilan spektakuler Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam menyabet predikat Juara Umum pada ajang...

Polres Muba Borong 27 Medali dan Sabet Juara Umum di Kapolda Cup VI 2026, Duet Aipda Juendi & Aiptu Martin Dedi Martin Raih Emas Badminton

Sun, 12 Jul 2026 09:16:12am

SEKAYU, 12 JULI 2026 – Prestasi gemilang dan membanggakan kembali diukir oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam ajang...

Baca Juga