Rabu, 10 Juni 2026 - 10:54 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Hujan Air Mata dan Spanduk Protes di Lalan: Warga Muba Desak Janji Pembangunan Jembatan yang Roboh

Jumat, 2 Januari 2026
136 views
0
IMG-20260102-WA0056

MUSI BANYUASIN (Muba) – Ratusan warga Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menggelar aksi damai yang dipenuhi keharuan dan kekecewaan di bawah guyuran hujan gerimis pada hari Jumat (2/1/2026). Aksi ini adalah puncak dari penderitaan panjang dan kekecewaan mendalam atas robohnya Jembatan Lalan, yang merupakan jalur vital, akibat ditabrak oleh tongkang batu bara.

Di lokasi aksi, massa yang terdiri dari berbagai usia membentangkan spanduk-spanduk yang berisi jeritan hati. Mereka menuntut pertanggungjawaban perusahaan dan mendesak realisasi janji pembangunan kembali jembatan yang tak kunjung terealisasi.

Aksi ini dikoordinir oleh Aliansi Masyarakat Peduli Jembatan Lalan, yang dipimpin oleh I Gusti Ketut Satya Mertha.

"Aksi damai ini sekaligus bentuk dukungan kami terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Gubernur Sumatera Selatan untuk menutup alur sementara, dikarenakan janji pembangunan tidak terealisasi," tegas I Gusti Ketut Satya Mertha di tengah massa yang basah kuyup

 

Lima Tuntutan Keras di Tengah Duka Warga

Di bawah langit yang kelabu, rintik hujan seolah ikut merasakan duka kolektif, warga Lalan menyuarakan lima tuntutan utama yang tertulis jelas pada spanduk-spanduk mereka, yang diarahkan kepada pemerintah dan perusahaan terkait:

Mendesak dilanjutkannya pembangunan Jembatan Lalan.

Menutup alur Sungai Lalan secara permanen bagi perusahaan yang menggunakan alur tersebut hingga jembatan dibangun.

Mendesak evaluasi izin perusahaan jika tidak bersedia melanjutkan pembangunan jembatan.

Menuntut perhatian terhadap dampak sosial akibat robohnya jembatan, termasuk penyediaan fasilitas penyeberangan gratis.

Menetapkan batas waktu pembangunan jembatan maksimal 7 bulan, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026.

Puncak aksi protes ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan "Alur Ditutup Sementara" di akses sungai, menjadi simbol perlawanan keras terhadap perusahaan yang dianggap lepas tangan.

Penderitaan dan Harapan dari Lintas Generasi

Spanduk-spanduk yang dibentangkan mencerminkan keputusasaan kolektif, memuat seruan yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Gubernur Sumatera Selatan, hingga Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, agar sudi "menolong jeritan hati" warga Lalan. Kehancuran jembatan telah melumpuhkan denyut nadi ekonomi dan sosial masyarakat, memaksa mereka menjalani hari-hari dengan kesulitan akses yang parah dan biaya tinggi.

Penderitaan warga Lalan turut disuarakan oleh para tokoh masyarakat yang hadir.

 Salah satunya adalah Bapak Astawila, seorang tokoh vokal yang rela menempuh jarak kurang lebih 68 kilometer dari Kecamatan Sungai Lilin menuju Lalan menggunakan sepeda motor, meski usianya tak lagi muda.

"Saya berharap agar apa yang menjadi keluhan masyarakat, yaitu Jembatan, dapat segera dibangun. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak," ujar Bapak Astawila dengan nada penuh harap.

Aksi yang berlangsung mengharukan di bawah guyuran hujan ini menjadi pengingat pedih bagi para pemangku kepentingan, bahwa di balik tumpukan batu bara yang melintasi sungai, ada penderitaan ratusan keluarga yang menanti sebuah jembatan—simbol penghubung harapan dan janji yang telah lama ternoda. Warga Lalan berharap, batas waktu 7 bulan yang mereka tetapkan menjadi tenggat terakhir bagi penderitaan panjang ini.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Desa Tebing Bulang Raih Penghargaan BP3MI Sumsel sebagai Desa Migran Emas Produktif

Mon, 18 May 2026 07:59:32am

  PALEMBANG — Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil meraih piagam penghargaan bergengsi dari...

Dukung Migrasi Aman, Kadisnakertrans Muba Hadiri Kick Off Nasional dan Tegaskan Kesiapan Desa Migran Emas Menuju Muba Maju Lebih Cepat

Mon, 18 May 2026 04:01:14am

  OGAN ILIR, 18 MEI 2026 – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Herryandi...

Dukung Makan Bergizi Gratis, Gedung Operasional SPPG Polres Muba 5 Resmi Beroperasi di Sekayu

Sun, 17 May 2026 04:08:29am

Siang tadi, Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo, Bupati Muba H. M. Toha Tohet Dandim 0401 Muba Letkol Inf. Dimas Kurniawan Serta para Kepala Dinas dan...

Kebijakan Parkir Berlangganan Tulungagung Dibedah Mahasiswa UI, Ormas LMP Beri Dukungan Penuh

Sat, 16 May 2026 12:57:52pm

TULUNGAGUNG — Kebijakan retribusi parkir berlangganan di Kabupaten Tulungagung kini menjadi sorotan dunia akademis. Efektivitas regulasi lokal...

SDM Muba Naik Kelas: PT MEP Lepas 29 Karyawan Terbaik Gabung PT PLN ES

Wed, 13 May 2026 11:14:15pm

  Sekayu – Aura bangga menyelimuti Graha PT MEP pada Rabu, 13/05/2026, saat PT Musi Banyuasin Electric Power (PT MEP) secara resmi melepas 29...

Baca Juga