Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:58 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sabtu, 10 Januari 2026
104 views
0
IMG-20260110-WA0016

 

Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan

SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. Insiden yang melibatkan perangkat desa dan seorang warga ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Muba, AKP S Hutahaen, melalui keterangan dari Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan awal, baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan sementara dari kepolisian, peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, mendatangi kantor desa. Patra diduga sudah membawa senjata tajam dan langsung menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran.

"Tidak lama kemudian, terjadi pertengkaran hebat di ruang kerja kepala desa," kata AKP S Hutahaen.

Saat pertengkaran memanas, Staf Desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai perselisihan tersebut, justru ikut menjadi korban. Akibat insiden ini, baik Patra, Herman Sawiran (Kepala Desa), maupun Boby Apriansyah mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

Ketiga korban segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diduga Dipicu Persoalan Galian C

Lebih lanjut, AKP S Hutahaen mengungkapkan dugaan awal pemicu keributan tersebut.

"Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas Galian C yang berada di bantaran Sungai Musi," ungkapnya.

Aktivitas pengerukan material ini dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana longsor, dan disebut-sebut menjadi sumber cekcok antara pelaku dan korban.

Ironisnya, diketahui bahwa Patra dan Herman Sawiran memiliki hubungan keluarga, yaitu sebagai paman dan keponakan.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Anggota sudah melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu," jelas AKP S Hutahaen, memastikan bahwa penanganan kasus akan dilakukan secara profesional.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sapa Nelayan di Atas Gelombang, Sat Polairud Polres Muba Tebar Kebaikan di Jumat Barokah

Fri, 23 Jan 2026 03:56:00am

SEKAYU, KMP.com– Pagi itu, Jumat (23/01/2026), matahari baru saja membiaskan cahayanya di permukaan Sungai Musi ketika deru mesin kapal patroli Sat...

Sapa Nelayan di Atas Gelombang, Sat Polairud Polres Muba Tebar Kebaikan di Jumat Barokah

Fri, 23 Jan 2026 03:47:04am

  SEKAYU, Kita Merah.com– Pagi itu, Jumat (23/01/2026), matahari baru saja membiaskan cahayanya di permukaan Sungai Musi ketika deru mesin...

Tancap Gas! Usai Terima SK, BDN Muba Langsung Gandeng Pemkab Perkuat Program Gizi Anak Sekolah

Thu, 22 Jan 2026 02:07:17pm

SEKAYU, MUBA – Pasca resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Dapur Nasional (BDN) Kabupaten Musi Banyuasin, Iwan...

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Babat Toman Gelar Patroli Jalan Kaki dan Dialogis

Wed, 21 Jan 2026 06:13:06am

Kita Merah Putih.com Guna menekan angka kriminalitas dan menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, Polsek Babat Toman menggelar patroli jalan kaki...

Kedepankan Pendekatan Humanis, Polsek Tungkal Jaya Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga

Wed, 21 Jan 2026 04:39:58am

Kita merah Putih.com Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Tungkal Jaya, Polres Musi Banyuasin (Muba), membuahkan hasil...

Baca Juga