SEKAYU, MUBA – Pasca resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Dapur Nasional (BDN) Kabupaten Musi Banyuasin, Iwan Aldes, S.Sos., M.Si., langsung bergerak cepat. Usai menerima SK Kepengurusan pada Sabtu (17/01/2026) dari Ketua DPW BDN Sumsel, Dr. H. Rahidin H. Anang, BDN Muba segera melakukan langkah strategis berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Pada Kamis (22/01/2026), jajaran pengurus DPD BDN Muba menggelar audiensi resmi dengan Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, SH, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Drs. Syafaruddin, M.Si., di Ruang Rapat Sekda Muba.

Sinergi untuk Gizi Terbaik
Dalam pertemuan tersebut, Iwan Aldes menegaskan komitmennya untuk menyinkronkan program BDN dengan visi Pemerintah Kabupaten Muba, terutama dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
"Kami bekerja sama mendukung Program Badan Gizi Nasional. Selain berperan sebagai penyedia (supply), kami berencana membangun dapur-dapur di setiap kecamatan sebagai pusat pengolahan dan distribusi makanan bergizi," ujar Iwan.

Ia berharap dukungan penuh dari Pemkab Muba agar program nasional ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Bumi Serasan Sekate.
Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten
Pj Sekda Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, keberadaan BDN sejalan dengan komitmen Pemkab dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
"Program ini sangat strategis. Kami akan mendukung sesuai kewenangan dan regulasi yang ada demi memastikan percepatan perbaikan gizi masyarakat berjalan optimal," tegas Syafaruddin.

Kolaborasi Lintas Sektor (OPD)
Audiensi ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan kesiapan rantai pasok dan standar kesehatan:
Kepala Dinas Perikanan, Sunaryo, menyebut program makan bergizi gratis ini sebagai tantangan sekaligus peluang. Pihaknya siap memastikan suplai ikan, sayuran, dan buah-buahan lokal agar kebutuhan dapur terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas harga di pasar.
Dinas Kesehatan: Menekankan pentingnya aspek keamanan pangan. Dinkes mewajibkan seluruh unit dapur BDN mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan bahwa makanan yang dikonsumsi siswa aman, higienis, dan bebas risiko kesehatan.
Dinas Koperasi: Turut hadir Sekretaris Dinas Koperasi, Rio Aditya, SIP, MS., guna melihat potensi pelibatan ekonomi lokal dalam program ini.
Dengan koordinasi yang solid ini, diharapkan Kabupaten Muba dapat menjadi daerah terdepan dalam mengimplementasikan program pemenuhan gizi nasional secara sehat, aman, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut sejumlah Kepala OPD terkait, diantaranya yaitu Kepala Dinas Perikanan, Sunaryo, Sekretaris Dinas TPHP Muba Hj. Nariman Kiptia, Sekretaris Dinas koperasi Rio Aditya, SIP, MS., perwakilan Dinkes.
SEKAYU, MUBA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengatasi insiden kebakaran...
SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor...
SEKAYU – Ketika sebagian besar warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tengah terlelap dalam buaian mimpi, alarm darurat justru berbunyi keras di...
SEKAYU, 12 JULI 2026 – Keberhasilan spektakuler Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam menyabet predikat Juara Umum pada ajang...
SEKAYU, 12 JULI 2026 – Prestasi gemilang dan membanggakan kembali diukir oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) dalam ajang...