Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:33 WIB
banner ucapan Sekda revs

Kejelian Anggota Polres Muba Ungkap Pembunuhan Indra Maulana

Senin, 20 Maret 2023
344 views
0
IMG20230320144734

Aqjnews.com

Sempat menghebohkan masyarakat Mangun Jaya adanya penemuan mayat tanpa identitas tegeletak di bawah jembatan mangun jaya pada, Jumat (17/03/2023) pukul 15:30 wib yang lalu.

Kapolres Muba AKBP Siswandi, SIK melalui Kabag Ops Kompol M Ali Asri didampingi Kasi Humas AKP Susianto saat memimpin prees rilis di Mapolres Muba, Senin (20/03/2023) mengatakan setelah kami mendapat informasi tersebut kami berkordinasi dengan pihak Polsek Babat Toman untuk mengidentifikasi mayat tersebut,lalu anggota kami menghantarkan mayat tersebut ke puskesmas untuk di cek kondisi korban tersebut.Ada beberapa luka di bagian lehernya kemungkinan terkena benda tajam.

Setelah berita tersebar di media sosial serta Media online berselang ada melapor dari pihak korban yaitu Ferdi Julianda menantu korban yang mengakui bahwa itu ayah mertua nya bernama Indra Maulana yang di ketahuinya dari media sosial.ungkapnya 

Selanjutnya tim penyidik bekerja keras mencari siapa pelaku pembunuhan tersebut, Setelah dilakukan wawancara dengan keluarga korban,untuk mencari petunjuk tersebut dari keterangan yang di sampaikan banyak Sekali kejanggalan,

Kami memeriksa rumah korban,masih belum mendapatkan petunjuk Setelah itu penyidik kami juga memeriksa mobil dengan teliti ternyata ada masih tersisa bercak darah di yang di duga kuat itu milik korban dari situlah Akhirnya anggota reskrim Polsek Babat Toman, Polsek Sanga Desa dan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Muba berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang tak lain adalah keluarga nya sendiri tiga orang tersangka ini yakni Neni Triana isteri korban, Ferdi Julianda menantu korban dan Pransiska anak kandung korban,papar Ali 

 Dimana Ferdi (sang menantu) sebagai eksekutor yang membacok korban dengan parang di bagian kepala dan punggung. Lalu Neni (sang isteri) memegang kaki korban dan Pransiska (sang anak) memegang leher korban.Peristiwa berdarah itu, dilakukan para pelaku dikediamannya pada Rabu (15/03/2023) sekitar pukul 21:00 wib.

"Usai melancarkan aksi keji itu. Ferdi lalu membawa korban untuk dibuang ke bawah jembatan mangun jawa. Sementara Neni dan Pransiska membersihkan tempat dari bercak darah

Lebih lanjut Ali menerangkan. Namun, tuhan berkata lain. Mayat korban justru tersangkut di tiang jembatan. Berkat kesigapan anggota, akhirnya kasus ini dapat diungkap kurang dari tiga hari.

Saat kami tanyakan kepada istri korban bernama Neni Triana (48) warga Desa Jud II, yang merupakan pelaku mengatakan "saya sudah habis kesabaran karena suaminya kerap kali melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya dan anaknya,Serta di tambah korban seringkali berselingkuh dengan wanita lain yang seringkali terlihat bertelpon mesra"

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Ketiga pelaku akan kita jerat dengan pasal 340 KUhpidana subsider pasal 338 subsider 170 ayat 2 ke 3 Kuhpidana. Dengan ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara, " tandasnya.

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga