Rabu, 10 Juni 2026 - 06:03 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Jembatan Lalan Lamban, Muhammad Isa ‘Semprot’ AP6L di Paripurna: “Jangan Biarkan Rakyat Sengsara!”

Senin, 9 Februari 2026
323 views
0
IMG20260209114625_01

SEKAYU, MUBA – Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendadak tegang pada Senin (9/2/2026). Anggota Fraksi Golkar, Mukhammad Isa, melontarkan interupsi pedas yang menyoroti lambannya progres pembangunan kembali Jembatan Lalan yang menjadi urat nadi masyarakat.

Di hadapan pimpinan rapat dan jajaran eksekutif, Isa menyuarakan jeritan warga Kecamatan Lalan yang kini terisolasi. Selain akses jembatan utama yang masih terputus pasca-insiden ambruknya jembatan tersebut, jalur darat alternatif pun dilaporkan rusak parah dan berlumpur akibat tingginya intensitas hujan.

"Kondisi di lapangan sudah sangat memprihatinkan. Jembatan putus, jalan darat hancur dan becek. Aktivitas ekonomi warga lumpuh Saya minta Pak Bupati segera panggil dan evaluasi AP6L (Asosiasi Pengusaha Sungai Lalan). Cek komitmen mereka, jangan biarkan rakyat terus sengsara," tegas Isa saat menyampaikan Laporan Hasil Reses II Tahun 2026.

Soroti Komitmen Konsorsium

Isa meragukan komitmen AP6L dalam percepatan pembangunan karena progres fisik di lokasi dinilai stagnan. Ia mendesak pemerintah bertindak tegas agar proyek tidak molor melebihi target tahun ini. Persoalan ini pun secara resmi telah dimasukkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Muba guna memastikan pemulihan infrastruktur wilayah perairan menjadi prioritas mutlak.

Dishub Muba Optimis: Target Selesai Juli Sebagai Kado HUT Muba

Menanggapi kritik tersebut, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH melalui Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muba, M. Hatta, S.E., M.M., menyatakan optimisme bahwa jembatan akan rampung tepat waktu. Berdasarkan koordinasi dengan AP6L dan pihak kontraktor KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa – PT Pakuhaji Naga Perkasa, pengerjaan saat ini berfokus pada fabrikasi rangka baja.

"Dua minggu lalu, kami bersama Dishub Provinsi Sumsel meninjau langsung proses pembuatan kerangka besi di Bekasi. Progres produksi sudah mencapai 75%. Targetnya, akhir Maret nanti kerangka tersebut dikirim via jalur laut dari Tanjung Priok menuju alur Sungai Lalan," jelas M. Hatta.

Ia menambahkan, jika proses pemasangan berjalan lancar, jembatan diprediksi fungsional pada bulan Juli mendatang. "Kami upayakan selesai Juli sebagai kado spesial pada hari ulang tahun Kabupaten Musi Banyuasin nanti," pungkasnya.

Pihak pemerintah terus melakukan pengawasan ketat terhadap kontraktor agar tenggat waktu tujuh bulan sejak dimulainya kembali pengerjaan pada Januari 2026 dapat terpenuhi tanpa kendala teknis tambahan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga