Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WIB
banner ucapan Sekda revs

Jangan Mengunakan Kantong Plastik Bagi hewan kurban???

Sabtu, 7 Juni 2025
83 views
0
Cokelat-Krem-Sederhana-Momen-Haru-Penyembelihan-Kurban-Youtube-Thumbnail_20250802_064547_0000

Dinas kesehatan kabupaten Musi Banyuasin menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengunakan kantong plastik saat membagikan hewan kurban demikianlah disampaikan oleh dr Azmidariusmansya Sabtu 7 Juni 2025

Dr Azmi Menyampaikan bahwa sebaiknya hewan kurban tidak dibungkus menggunakan kantong plastik, terutama kantong plastik hitam. Penggunaan kantong plastik, terutama yang tidak food grade (tidak memenuhi standar keamanan untuk makanan), dapat menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa kantong plastik tidak disarankan untuk membungkus daging kurban:

Kesehatan:
Kantong plastik, terutama yang berwarna gelap seperti hitam, seringkali terbuat dari bahan daur ulang yang mungkin mengandung zat berbahaya seperti karsinogen, logam berat, dan bahan kimia lain yang dapat berpindah ke daging.
Kerusakan Daging:
Kantong plastik, terutama yang berwarna gelap, cenderung menyerap panas lebih banyak, yang dapat mempercepat proses pembusukan daging.
Kontaminasi:
Kantong plastik yang tidak bersih atau terbuat dari bahan yang tidak aman dapat menyebabkan kontaminasi silang pada daging.
Lingkungan:
Plastik adalah bahan yang sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan. Penggunaan kantong plastik dalam jumlah besar, terutama saat pembagian daging kurban, dapat memperparah masalah sampah plastik.
Alternatif yang lebih baik:
Besek bambu:
Besek bambu adalah pilihan tradisional yang ramah lingkungan dan memungkinkan sirkulasi udara yang baik untuk daging.
Daun pisang atau daun jati:
Daun pisang atau daun jati juga bisa menjadi alternatif pembungkus daging yang alami dan ramah lingkungan.
Wadah makanan (food container):
Wadah makanan yang dapat digunakan berulang kali juga bisa menjadi pilihan yang baik.
Bongsang:
Bongsang adalah wadah anyaman dari daun nipah yang juga ramah lingkungan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga