Musi Banyuasin, Dalam sebuah gebrakan monumental yang digagas oleh Bupati Musi Banyuasin (Muba), H. M. Toha, Kabupaten Muba menghadirkan inovasi istimewa dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah! Melalui arahan dan visi kepemimpinan Bupati H. M. Toha, Pemerintah Kabupaten Muba, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menjalin kolaborasi strategis dengan TVRI Sumatera Selatan. Kerjasama ini bertujuan untuk menyiarkan berita dalam bahasa Sekayu—bahasa daerah yang menjadi identitas kuat masyarakat Muba.
Langkah inspiratif ini bukan sekadar upaya untuk melestarikan warisan leluhur, tetapi juga merupakan strategi cerdas untuk mengenalkan keindahan dan kekayaan budaya Sekayu kepada masyarakat luas. Dengan arahan tegas dari Bupati H. M. Toha, bahasa Sekayu kini akan menjadi bahasa pengantar dalam berbagai program berita di TVRI Sumatera Selatan, termasuk platform digital seperti YouTube Muba TV, media sosial TVRI, dan kanal berita MubaTV.
Bupati Muba, H. M. Toha, melalui Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan komitmennya untuk memajukan budaya lokal. "Inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar kami untuk membawa Muba lebih dikenal dengan seluruh kekayaan budayanya. Melalui kerjasama ini, kami berharap bahasa dan budaya Sekayu tidak hanya lestari, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda," ujar Herryandi.
Program ini selaras dengan visi dan misi H. M. Toha dan Wakil Bupati Muba, Rohman, yaitu "Muba Maju Lebih Cepat." Visi tersebut diwujudkan melalui langkah nyata seperti kolaborasi ini, yang menjadi tonggak bersejarah dalam pelestarian budaya daerah.
Kepala Stasiun TVRI Sumatra Selatan, Eflianty Analisa, menyambut baik inisiatif ini dengan penuh antusias. "Kerjasama ini adalah langkah strategis yang tidak hanya menjaga budaya lokal, tetapi juga mengintegrasikannya dengan perkembangan teknologi modern. Ini adalah pertama kalinya bahasa Sekayu mendapatkan panggung utama di layar kami dan berbagai platform digital," ungkapnya.
Tidak hanya hadir di layar televisi, berita berbahasa Sekayu ini juga akan dipublikasikan melalui platform-platform digital populer, sehingga memperluas jangkauan audiens. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana Bupati H. M. Toha membawa Musi Banyuasin ke era baru, di mana tradisi dan teknologi berjalan beriringan.
Mari bersama kita dukung dan rayakan pelestarian bahasa Sekayu—warisan budaya yang menjadi kebanggaan kita semua!
Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...
Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....
Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...
Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...