Mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Hukum (sekarang bagian dari Institut Rahmaniyah Sekayu) menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Makan Kuyung Kitek, Sekayu. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), H. Ahmadi Dausat, serta jajaran pimpinan rektorat, institut Rahmaniyah Sekayu
H. Ahmadi Dausat, yang juga tercatat sebagai salah satu mahasiswa aktif di program studi Hukum Institut Rahmaniyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kekeluargaan antar sesama mahasiswa, dosen, dan alumni.
"Momen Ramadan ini sangat tepat untuk kita berkumpul, melepas penat sejenak dari rutinitas akademik, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dengan pihak kampus maupun pemerintah daerah," ujar Ahmadi di sela-sela acara.
Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu, Dr. Wandi Subroto, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya silaturahmi ini. Ia menilai inisiatif mahasiswa dalam menjaga kekompakan sangat positif bagi iklim akademik di kampus.
Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan ini. Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga karena melalui dialog santai di meja makan seperti ini, seringkali muncul ide-ide segar untuk kemajuan institut kita tercinta," ungkap Dr. Wandi.
Acara yang berlangsung khidmat namun santai tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran dosen, rektorat, serta seluruh mahasiswa yang hadir.
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....