SEKAYU, 13 JULI 2026 – Pasca sukses besar menyabet predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup II 2026 dengan torehan 27 medali, Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) tidak ingin cepat berpuas diri. Guna mempertahankan dominasi prestasi tersebut, Polres Muba meluncurkan komitmen jangka panjang untuk mendukung penuh pembinaan seni bela diri pencak silat di wilayah Bumi Serasan Sekate.
Suasana kebanggaan menyelimuti Lapangan Mapolres Muba pagi ini, di mana Piala Juara Umum Kapolda Cup II 2026 diserahkan secara resmi bertepatan dengan pelaksanaan apel pagi. Penyerahan piala bergengsi tersebut disaksikan langsung oleh seluruh pejabat utama dan personel Polres Muba sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan keras para atlet dan tim official.
Dukungan Penuh dan Apresiasi untuk Tim Pelatih
Menyampaikan amanat dari Kapolres Muba saat memimpin pengarahan apel, Wakapolres Musi Banyuasin menegaskan bahwa institusinya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat pencak silat.
Sebagai langkah konkret, Polres Muba berencana untuk secara resmi membuka pusat kegiatan dan latihan pencak silat yang dipusatkan langsung di lingkungan Polres Musi Banyuasin.
Momentum penyerahan piala ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para aktor di balik layar yang sukses meramu strategi kemenangan.
Bersama para atlet pemenang, jajaran tim pelatih yang turut menyerahkan piala secara simbolis ,Brigadir Anggi Putra Utama, SH (Ba. Sat Resnarkoba Polres Muba) selaku pelatih internal Polres,serta Rekan seperjuangan selaku pelatih,R. Anggala (Angga) yang kesehariannya Staf Kaja Jirak Jaya PLN, Filardi, SE pekerjaan Pengadministrasi Perkantoran SMPN 2 Keluang sekaligus Sekretaris Pengcab HIMSSI GP dan
Ibnuh, SE, MM merupakan Staf Hublang Perumda/PDAM Tirta Randik Unit Soak Baru.
Target Jelas: Juara Umum Kapolda Cup III di Tahun 2027
Wakapolres Muba mengungkapkan bahwa pembukaan pusat latihan ini merupakan strategi matang demi menjaring dan mengasah potensi para atlet lokal sejak dini. Target yang diusung pun tidak main-main.
"Dengan adanya pusat latihan resmi di Polres Muba, kami menargetkan kontingen Polres Musi Banyuasin mampu meraih kembali predikat Juara Umum pada ajang Kapolda Cup III tahun 2027 mendatang," ujar Wakapolres Muba tegas di hadapan peserta apel.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan luar biasa tim pencak silat Polres Muba yang baru saja memborong 16 medali emas, 9 perak, dan 2 perunggu pada kompetisi tahun ini berkat tangan dingin tim pelatih dan kedisiplinan para atlet.
Benteng Generasi Muda dari Pengaruh Globalisasi
Selain fokus pada raihan prestasi dan medali, dalam pengarahannya Wakapolres Muba menekankan bahwa gerakan ini memiliki misi sosial dan budaya yang jauh lebih besar. Di tengah gempuran arus modernisasi, seni bela diri tradisional dinilai sebagai instrumen efektif untuk membentuk karakter pemuda.
Melestarikan Budaya Bangsa: Menggeliatnya seni bela diri pencak silat di lingkungan Polres Muba diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjaga eksistensi warisan leluhur nusantara.
Menangkal Dampak Negatif Globalisasi: Melalui latihan yang disiplin dan penanaman nilai-nilai kesatria, generasi muda Muba diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, cinta tanah air, dan terhindar dari kenakalan remaja maupun pengaruh buruk lingkungan luar.
"Kami ingin generasi muda kita terus mencintai warisan budayanya sendiri. Pencak silat bukan hanya soal fisik dan tanding, tetapi juga tentang mental, akhlak, dan identitas bangsa yang harus kita jaga bersama," pungkas Wakapolres Muba mengakhiri arahannya.
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....
Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...