Sekayu, Muba- Setelah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi Sumatera Selatan resmi dibuka oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fantoni didampingi Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi tadi malam.
Hari ini, Sabtu (04/05/2024) sejumlah cabang mulai diperlombakan. Diantaranya cabang tilawah golongan tartil yang berlangsung di Gedung Dharma Wanita Sekayu.
Lomba Tartil ini, menurut Dewan Hakim adalah seni membaca Al-Qur'an secara perlahan-lahan dengan bacaan yang fasih serta merasakan arti dan maksud dari ayat-ayat yang dibaca itu sehingga berkesan di hati.
Cabang lomba ini, lanjutnya diikuti 31 orang peserta perwakilan dari 16 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.
"Di lokasi yang sama, setelah cabang golongan Tarktil selanjutnya juga akan dilaksanakan lomba cabang Tahfidz Al Quran 1 Juz dan tilawah serta Tahfidz Al Quran 5 Juz dan tilawah, yang diikuti peserta kategori anak-anak,"katanya.
Sedangkan untuk penilaian lomba, lanjutnya "Dewan juri mengacu kepada tiga aspek penilaian, yaitu fashahah dan adab, tajwid, serta lagu dan suara,"pungkasnya.
Terpantau, semua peserta tampil dengan apik. Hal ini terlihat dari antusiasnya para peserta dalam unjuk kebolehan menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh dewan hakim sejak pagi pukul 08.00 WIB.
Semua peserta yang tampil dengan penuh percaya diri tersebut, dan pastinya setiap peserta tampil dengan tujuan keluar sebagai pemenang serta mengharumkan asal daerahnya masing-masing.
kitamerahputih.com - Ulang tahun Laskar Merah Putih (LMP)ke 20 sukses di selenggarakan di Jirak jaya Kamada Sumsel Alek Kosasi Apresiasi Kinerja LMP...
kitamerahputih.com - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP) Jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu...
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...