Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:42 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Audiensi ke Kemendagri, Pemkab Muba Perkuat Sinkronisasi Otonomi Daerah dan Akselerasi Pembangunan

Rabu, 1 April 2026
9 views
0
muba

 

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam rangka optimalisasi pelaksanaan otonomi daerah. 

Hal ini ditandai dengan audiensi jajaran Pemkab Muba bersama Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang berlangsung di Kantor Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Jakarta, Kamis (01/04/2026).

Audiensi tersebut dihadiri langsung Sekretaris Daerah Muba, Drs Syafaruddin MSi didampingi Kabag Tata Pemerintahan Firdaus Paku Alam, dan diterima oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Dr Cheka Virgowansyah SSTP ME.

Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam implementasi kebijakan otonomi daerah yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pemkab Muba berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah. Melalui audiensi ini, kami berharap mendapatkan arahan dan penguatan kebijakan dari Kemendagri agar pelaksanaan otonomi daerah di Muba semakin optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Syafaruddin.

Ia juga menambahkan, di tengah dinamika kebijakan nasional, pemerintah daerah dituntut mampu berinovasi dan menjaga sinkronisasi program agar tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional.

Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Dr Cheka Virgowansyah SSTP ME, menegaskan pentingnya harmonisasi antara kebijakan pusat dan daerah dalam rangka mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif. Kami mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Muba dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan Kemendagri,” ungkap Cheka yang juga mantan Pj Wali Kota Palembang.

Ia juga menekankan bahwa penguatan kapasitas daerah, inovasi pelayanan publik, serta konsistensi dalam menjalankan regulasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan otonomi daerah.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Baca Juga