Lalan, Jumat 2 Januari 2025– Situasi keamanan di wilayah Lalan terpantau kondusif menyusul digelarnya aksi damai oleh masyarakat setempat. Aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk protes dan tuntutan terkait ambruknya Jembatan P.6 yang diduga kuat disebabkan oleh benturan dengan tongkang pengangkut batu bara.
Kapolsek Lalan IPTU Syazili, S.H., M.H., " turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengamanan dan memastikan kegiatan berjalan lancar.
Keamanan Terjamin, Aksi Damai Tanpa Gejolak
Dalam keterangannya, Kapolsek Lalan mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi.
"Alhamdulillah, aksi damai ini berlangsung kondusif," ujar Kapolsek. "Tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan, tidak ada anarkis, semua berjalan sesuai koridor hukum dan tertib."
Kapolsek menegaskan bahwa tugas kepolisian adalah memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan aman dan damai. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan perwakilan massa aksi untuk memfasilitasi tuntutan mereka agar dapat disampaikan kepada pihak-pihak terkait.
Dukungan Masyarakat Dituangkan dalam Tanda Tangan
Sebagai wujud dukungan terhadap tuntutan perbaikan dan pertanggungjawaban atas ambruknya Jembatan P.6, masyarakat yang hadir dalam aksi tersebut terlihat membubuhkan tanda tangan.
Tanda tangan ini menjadi simbol dukungan kolektif dan legitimasi terhadap desakan agar perusahaan pemilik tongkang bertanggung jawab penuh atas kerusakan infrastruktur vital yang menghubungkan akses masyarakat di wilayah tersebut.
Jembatan P.6 sendiri merupakan akses penting bagi mobilitas warga dan perekonomian lokal. Ambruknya jembatan telah menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari dan logistik. Masyarakat berharap agar pihak berwenang dan perusahaan terkait segera mengambil langkah konkret untuk pembangunan kembali jembatan tersebut.
IKA USU Jakarta dan Sekitarnya akan Gelar Konser MTI 2019, yuk catat tanggalnya. Ikatan Alumi Universitas Sumatera Utara (IKA-USU) wilayah Jakarta...