Rabu, 24 Juni 2026 - 11:20 WIB
Bijak Bermedia Sosial

14 Desa kecamatan Babat Toman mengikuti sosialisasi,Advokasi dan sosialisasi desa kelurahan Layak anak(Dekela)Dan kecamatan layak anak(Kelana)

Selasa, 5 Juli 2022
233 views
0
DSC04746

Kita Merah putih.com

Sebanyak 14 Desa di Kecamatan Babat Toman mengikuti sosialisasi,Advokasi dan sosialisasi desa kelurahan Layak anak(Dekela)Dan kecamatan layak anak(Kelana) dengan peserta meliputi kepala desa,tokoh Agama,toko Masyarakat,ibu-ibu PKK,dengan total Peserta sebanyak 50 orang,Hadir dalam acara Sebagai Narasumber,Kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak kabupaten Musi Banyuasin Dewi Kartika,S.E.,M.si,

Dan IPDA IPDA Rini Agustini,SH,MH,KBO SATBINMAS,Dalam kesempatan ini dibuka langsung Oleh Camat Babat Toman Alpan ,SKM.,MM,Selasa(05/07/2022)

Camat Babat Toman Alpan ,SKM.,MM, menyampaikan Bahwa kegiatan ini sangat perlu dilakukan terus menerus karena kodrat nya manusia sering kali lupa,tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan saya sadari ada di daerah kita oleh karena itu sebagi mahluk sosial kepedulian kita mesti kita tanamkan

Saya harapkan kepada semua peserta yang mengikuti sosialisasi pada hari ini tentunya harus memanfaatkan,serta dapat memberikan informasi Serta dapat di terapkan di masyarakat.

Saya juga mengucapkan trima atas keterlibatan dinas instansi semua unsur-unsur masyarakat orang tua dan lainnya yang telah peduli Serta Secara aktif menciptakan generasi terbaik khususnya anak-anak di masa depan.tuturnya

Sementara itu Kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak kabupaten Musi Banyuasin Dewi Kartika,S.E.,M.si,menyampaikan materi Advokasi dan sosialisasi desa kelurahan Layak anak(Dekela)Dan kecamatan layak anak(Kelana)

Anak sebagai tunas, Potensi dan Generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran, strategis,ciri dan sifat khusus wajib di lindungi dari segala bentuk prilaku tidak manusiawi yang mengakibatkan terjadi pelanggaran hak asasi manusia,(undang-undang Nomor)34 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak kabupaten Musi Banyuasin Dewi Kartika,S.E.,M.si,24 Indikator Perlindungan Anak Kabupaten Layak Anak (KLA)pemenuhan 8 hak anak yang harus di penuhi ,lima Perlindungan Khususnya Anak, UU No 35 Tahun 2014 Pasal 21, Serta Pengembangan Desa layak anak.

 Dewi Kartika,S.E.,M.si juga Mengatakan bahwa Sosialisasi ini merupakan tahap ke dua setelah lebaran yang sebelumnya telah diadakan lakukan di kecamatan Babat Supat dan kecamatan Plakat Tinggi 

Dalam kesempatan ini Secara tegas Dewi Kartika,S.E.,M.si menyapaikan bahwa Apabila 8 hak anak telah di penuhi secara otomatis tidak akan mungkin,undang-undang Nomor 34 tahun 2014 tentang perlindungan anak ini di terbitkan

Perlindungan Anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Keluarga merupakan tempat yang aman bagi anak,serta keluarga menjadi tempat pendidikan karakter anak dan lingkungan sekitar oleh karena itu kepedulian kita terhadap anak harus benar-benar dilaksanakan dengan baik,diawali dengan keluarga harmonis

Serta melakukan Kemitraan peran gender dalam keluarga terdiri atas pembagian peran suami dan istri, dan pembagian peran antara orangtua dan anak dalam menjalankan fungsi keluarga untuk mencapai tujuan keluarga.

Kemitraan dan kesetaraan gender dalam keluarga, hubungan relasi yang seimbang dan saling mendukung antara laki-laki dan perempuan merupakan syarat mutlak awal dalam pelaksanaan fungsi ketahanan keluarga.ungkapnya 

 

Ditempat yang sama sebagai narasumber Dari polres Musi Banyuasin IPDA Rini Agustini,SH,MH,KBO SATBINMAS, Memberikan materi tentang Permasalahan besar dalam praktik perlindungan anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) kesenjangan yang besar antara kerangka konseptual dan kerangka kebijakan penanganannya dengan praktik yang terjadi di banyak tempat di Indonesia Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH)

 

membutuhkan bentuk kebijakan dan penanganan negara yang tepat dan & mampu memberikan keadilan bagi korban, pelaku, maupun masyarakat secara keseluruhan,serta peran keluarga dan masyarakat dalam menanggulangi Narkoba sebagai musuh Bersama.

Kepala Puskesmas Babat Toman dr Nora Arminayati pada kesempatan ini juga menyampaikan khususnya pernikahan anak di bawah umur Kami bersama tim kecamatan melakukan sertifikat layak nikah ,dikeluarkan puskesmas Babat Toman,dengan memberikan edukasi kepada calon mempelai untuk kesehatan reproduksi gunanya untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan mengerti pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta dan menghindari dari penyakit yang mengakibatkan Janin menjadi tidak sempurna.

 

dr Nora dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa kesetaraan Gender dan kemitraan memang harus di lakukan, berdasarkan penelitian saya di pulau Sumatra dan Jawa Bahwa tingkat Satres yang tinggi wanita di sebabkan terlalu banyak Baban kerja di limpahkan kepada istri,oleh karena itu menjadi perhatian kita di daerah Sumatra bahwa kita harus meringankan beban istri dengan melakukan kemitraan gender dengan baik,dalam segala bidang agar rasa nyaman dirasakan olah kaum perempuan menjadi energi tersendiri untuk mewujudkan keluarga yang harmonis(Jay)

 

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Baca Juga