Jumat, 14 Juni 2024 - 08:31 WIB
WhatsApp Image 2024-06-09 at 13.31.32
Dilihat 242 kali

Kita merah putih.com

Pejabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi Msi melalui Asisten Administrasi Umum Drs Safaruddin MSi menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender Bukan hanya di emban oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saja Akan tetapi oleh semua OPD, Setya dunia usah , perguruan tinggi media massa dan lainya hal tersebut di ungkapkan saat pembukaan Acara Advokasi PUG dan Launching ” Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ” (DRPPA) Rabu (9/11/2022)

 Asisten Administrasi Umum Drs Safaruddin MSi juga menyampaikan Tujuan kelima pada tujuan pembangunan berkelanjutan sustainable development Goals(SDGs adalah mencapai kesempurnaan gende dan memberdayakan perempuan dimana gender merupakan isu yang multi dimensi dan hampir tercantum dihampir Seluruh SDGs, ujarnya 

Kabupaten Musi Banyuasin Telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan Gender baik dari sisi regulasi dengan telah di terbitkan perda nomor 10 tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan serta peraturan daerah lainnya yang bertujuan meningkatkan kwalitas hidup masyarakat.

 Lebih lanjut “Disisi program dan kebijakan serta penganggaran hampir semua Anggaran kebupaten Musi Banyuasin Responsif gender seperti program pengentasan kemiskinan.program pembangunan infra struktur, Program Pemenuhan hak anak, Program Pemberdayaan dan perlindungan perempuan, Program pengembangan ekonomi dimana semua program tersebut sasarannya Untuk merubah kesenjangan dan meningkatkan kwalitas hidup masyarakat baik laki-laki maupun Perempuan,Jelasnya 

Ditambahkannya Oleh karena itu kabupaten Musi Banyuasin ditahun 2018 dan 2020 telah mendapatkan 2 kali berturut turut penghargaan Anugerah Parahita Eka Praya tingkat Pratama dan tingkat Nindya sebagai daerah yang Mampu meletakkan dasar-dasar Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan namun demikian di sisi lain kita sadari bersama seringkali program kebijakan yang di keluarkan perencanaan Masi bias gender sehingga kurang memberikan dampak perubahan yaitu mengecilkan kesenjangan Gender hal ini di tandai dengan Belum adanya indikator index pembangunan gender (IPG)yang indikator nya antara lain usia harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran Perkapita dan indikator indek pemberdayaan Gender(IDG). ungkapnya

“Indikator antara lain perempuan dalam politik, Perempuan dalam Fropesional dan sumbang pendapat perempuan kedua index tersebut sebagai kedua mengukur ada tidaknya kesenjangan dalam pembangunan 

Kelompok kerja pengutamaan Gender (POKJAPUG) kabupaten Musi Banyuasin dengan anggota seluruh OPD harus mengupayakan agar strategi pengarusutamaan gender dapat terlaksana secara holistik dan berkelanjutan dan pada akhirnya akan meningkatkan kinerja kabupaten.

Untuk itulah kegiatan pada hari ini Sangat penting sekali untuk meningkatkan tingkat pemahaman para pengambil keputusan tentang strategi pengarusutamaan gender dan instrumen perencanaan Gender (PPRG) Sebagai instrumen untuk mengatasi kesenjangan akses kontrol dan manfaat pembangunan yang setara antara perempuan dan laki-laki yang dipersyaratkan dal intrusi presiden no 9Tahun 2000 dan Permendagri nomor 67 tehun 2021 dalam peraturan daerah Nomor 10 tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan di kabupaten Musi Banyuasin

Kepada seluruh peserta Advokasi dan sosialisasi saya berharap Dapat mengikuti dengan baik sehingga Mampu meningkatkan pemahaman kita akan pentingnya memasukkan analisis gender kedalam perencanaan yang sudah ada sehingga pembangunan Menjadi lebih efektif.akuntabel dan adil dalam memberikan manfaat kepada perempuan dan laki-laki dan menghasilkan kebijakan publik yang efektif dan mewujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh penduduk kabupaten Musi Banyuasin baik laki laki maupun perempuan, tutupnya

Kepala DPPA Dewi Kartika SE.Msi dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta sebanyak 200 orang yang mengikuti Acara Advokasi PUG dan Launching ” Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, terdiri dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat.kepala desa,Dunia usaha, Perguruan tinggi dan Media Massa.dengan Narasumber PPPA RI.

Hadir dalam acara tersebut Asisten Pengarusutamaan Gender bidang Politik dan Hukum kementrian PPPA RI Drs Dermawan Msi ,kadis PPPA Provinsi Sumatera Selatan Diwakili kasi Pemberdayaan ekonomi Bidang kesetaraan Gender Titin Sumarni.M.Pd ,Ketua PA Sekayu Diwakili Panitra Dra Rosmala Daya 

Dandim 0401 Muba Di Wakil Kasih Pres kapt Afrianto(Jay)

 

Video Lainnya