Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:41 WIB
Bijak Bermedia Sosial

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Senin, 19 Oktober 2020
300 views
0
055327500_1525841213-hoax

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang masker hingga harga vaksin virus corona covid-19 di Indonesia sangat mahal.

Berikut ini enam berita hoaks kesehatan yang telah dibantah Cek Fakta Liputan6.com:

1. Klaim Harga Vaksin Covid-19 di Indonesia Lebih Mahal Ketimbang Brasil

Beredar di media sosial terkait harga vaksin covid-19 Sinovac di Indonesia yang diklaim terlalu mahal ketimbang di Brasil. Postingan tersebut ramai dibagikan sejak pekan ini.

Salah satu akun yang membagikannya adalah Rom Lee. Dia mempostingnya pada 13 Oktober 2020.

Dalam postingannya ia menyertakan link berita dari CNBCIndonesia.com. Namun disertai narasi,

"Brasil Beli Vaksin Sinovac Rp 29 Ribu, Kok RI Rp 365 Ribu? Kok bisa ? Ini rantai distribusinya yg kepanjangan atau rente distribusinya yg kegedean ?"

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2. Berkumur Air Campur Cuka Bisa Hilangkan Covid-19 di Tenggorokan

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim yang menyebut berkumur menggunakan air dicampur cuka bisa menghilangkan virus corona covid-19 yang menempel di tenggorokan.

Klaim berkumur menggunakan air dicampur cuka bisa menghilangkan virus corona covid-19 yang menempel di tenggorokan diunggah pengguna Facebook Military Boy. Begini narasinya:

"Virus corona ada d teggorokan selama 4 hari sebelum melakukan perjalanan ke paru-paru. Pada titik ini, pasien menderita sakit tenggorokan dan batuk.

Saat ini minum air sebanyak mungkin, air panas campur air garam atau cuka untuk mencuci tenggorokan. Ini cara menghilangkan virus dari tubuh.

Distribusikan pesan ini sebanyak mungkin dapat mencegah satu orang terinfeksi."

Bahkan, ada beberapa postingan yang menyebut berkumur menggunakan air dicampur cuka bisa menghilangkan virus corona covid-19 yang menempel di tenggorokan sudah mendapat rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

3. Klaim Memakai Masker Bisa Memicu Kanker

Beredar di media sosial klaim soal memakai masker bisa menyebabkan kanker. Klaim ini ramai dibagikan pekan lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya adalah @narendramodi di Twitter. Berikut isi postingannya:

"MASKS CAUSE CANCER!! Masks reduce the level of Oxygen in the respiratory system and in the blood stream. This is one of the main triggers for cancer. Using mask even for 1 minute increases the CO2 to 4000 ppm, whereas the highest permit is 1200 ppm - Belgium Doctors Assn"

atau dalam Bahasa Indonesia:

"MASKER PENYEBAB KANKER !! Masker mengurangi tingkat Oksigen dalam sistem pernapasan dan aliran darah. Inilah salah satu pemicu utama terjadinya kanker. Penggunaan masker bahkan selama 1 menit meningkatkan CO2 menjadi 4000 ppm, sedangkan izin tertinggi 1200 ppm - Belgium Doctors Assn"

4. Klaim Suhu Panas Masker Bisa Bikin Penderita Hipotiroid Positif Covid-19

Beredar di media sosial postingan terkait masker dan covid-19. Postingan tersebut mengklaim masker bisa menyebabkan seseorang yang hipotiroid jadi positif covid-19.

Akun yang memposting tersebut adalah akun Lois Lois di Facebook. Dia mengunggahnya pada Jumat (16/10/2020).

Berikut isi postingannya:

"Suhu panas dan CO2 akibat selalu pakai masker akan membuat Rapid dan PCR bisa (+) pd hypothyroid. Hati2 ketangkep alat"

Pada postingan lain di hari yang sama ia juga mengunggah narasi "Anjuran utk selalu pakai masker adalah jebakan maut!"

Sementara sehari sebelumnya ia memposting narasi "covid-19 adalah hawa panas masker+CO2 yang menurunkan keasaman darah"

5. Klaim Menggunakan Masker akan Berakibat Keracunan CO2

Cek Fakta Liputan6.com mendapati kalim menggunakan masker berakibat keracunan karbondioksida (CO2).

Klaim menggunakan masker berakibat keracunan CO2 diunggah akun Facebook Soelaiman Sr., pada 2 Oktober 2020.

Unggahan tersebut berupa keterangan sebagai berikut:

"OH.. TERNYATA AKTIVIS ANTI MASKER DIA INI. Hayoolah .. kita buat gerakan yang sama sebagai aktivis anti Masker, agar kita tidak ketergantungan dan menyelamatkan banyak nyawa Manusia dari dampak terlalu lama dan terlalu Sering menggunakan Masker, yang bisa mengakibatkan HYPOXIA dan MATI karna fungsi paru" tidak lagi Normal dan keracunan CO2 kita sendiri. buat gerakan anti Masker agar kita tidak mudah di kontrol dan di kendalikan seperti Robot.Orang Sehat .. Gunakan OTAK."

6. Klaim Dokter di Foto Ini Meminta Orang Afrika Menolak Divaksin Covid-19

Media sosial Instagram diramaikan dengan sebuah foto dokter yang memegang tulisan meminta Orang Afrika menolak vaksin virus corona covid-19.

Foto dokter yang memegang tulisan meminta Orang Afrika menolak vaksin virus corona covid-19 diunggah akun Instagram @glamdlozi.

Begini tulisan di kertas yang ada di foto tersebut:

"To all Africans, don’t accept to be immunised from Corona virus cause they’re implanting it through the vaccine".

Bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi:

"Untuk semua orang Afrika, jangan mau diimuniasi dari virus corona karena mereka sudah menanamkannya melalui vaksin."

Sejak berada di media sosial, foto tersebut mendapat banyak respons dari warganet. Tercatat, hingga saat ini, foto tersebut mendapat 224 like.

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

 

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Wujudkan Cinta Al-Qur’an di Bulan Ramadan, Polsek Bubutan Bagikan Iqro dan Sosialisasi Mudik Aman

Sat, 14 Mar 2026 06:25:55am

SURABAYA – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya menunjukkan wujud nyata kepedulian religi melalui aksi...

Jelang Ngabuburit dan Mudik 2026, Kapolsek Bubutan Tekankan Kewaspadaan Total bagi Warga

Sat, 14 Mar 2026 06:08:46am

Kita merah Putih.com SURABAYA – Aparat kepolisian memperketat pengawasan di sejumlah titik keramaian guna memastikan suasana menjelang waktu...

WFA: Solusi Cerdas Disnakertrans Muba & Provinsi Jaga Produktivitas di Masa Libur Keagamaan”

Sat, 14 Mar 2026 02:46:25am

PALEMBANG – Sinergi dalam transformasi tata kelola pemerintahan terus diperkuat. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi...

Eratkan Tali Silaturahmi, Mahasiswa Hukum Institut Rahmaniyah Gelar Buka Bersama Dosen, dan Wakil Ketua DPRD Muba

Fri, 13 Mar 2026 12:09:44pm

Mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Hukum (sekarang bagian dari Institut Rahmaniyah Sekayu) menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Makan...

PT Sejati Palma Sejahtera Buka Lowongan Operator Grader: Peluang Emas bagi Tenaga Kerja Lokal

Fri, 13 Mar 2026 04:42:21am

MUBA – PT Sejati Palma Sejahtera kembali membuka kesempatan karier bagi putra daerah dengan membuka lowongan untuk posisi Operator Grader. Langkah...

Baca Juga