Rabu, 1 Juli 2026 - 11:48 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sikapi Kelangkaan dan Mahalnya Migor, Rabu 23/02/22 Ormas S4 Sarinah Srikandi Serasan Sekate Bersama Srikandi LMP Muba Gelar Aksi Damai Rabu 23/02/2022

Jumat, 18 Februari 2022
194 views
0
PhotoCollage_1645197475202
kitamerahputih.com Jumat, 18 Februari 2022 Sekayu Muba - Sumsel, Menyikapi kelangkaan dan melonjaknya harga eceran minyak goreng di beberapa pasar tradisional dan toko modern dalam kota sekayu dan kota kecamatan serta desa desa di kabupaten Musi Banyuasin Sumsel. Kami dari Ormas Perempuan S4 Sarinah Srikandi Serasan Sekate Muba merasa terpanggil untuk bersuara menyuarakan keluhan seluruh masyarakat Muba, terutama sekali keluhan ibu ibu dan kaum hawa lainya, karena kelangkaan dan mahalnya Harga Minyak Goreng saat ini dapat menyebabkan aktifitas UMKM terancam tutup beraktifitas berikut juga dampak pada kegiatan masak memasak kaum hawa juga terkendala," ujar Sumarni Kodim Ketua Ormas S4 Muba kepada awak media Jumat, 18/02/2022. Lebih lanjut Sumarni Kodim mengatakan bahwa kami dari Ormas perempuan S4 berinisiatif akan menggelar aksi damai dengan tujuan menggugah Pemkab Muba bersama DPRD Muba dan Instansi serta institusi terkait lainnya agar dapat mengeluarkan kebijakan nyata dan serius guna mengatasi kelangkaan dan melonjak nya HET Minyak Goreng di Musi Banyuasin saat ini. Kami sangat prihatin dengan keadaan ini khok terjadi juga di daerah kita, padahal Kabupaten Musi Banyuasin termasuk salah satu kabupaten dengan luasan kebun sawit yang terluas, anehkan jika minyak goreng di muba langka dan mahal. Selain menggerakkan anggota dan simpatisan Organisasi, kami juga menggandeng Srikandi Ormas Laskar Merah Putih Marcab Muba untuk bergabung bersama S4 bersatu menyuarakan perihal minyak goreng ini melalui Aksi Damai menyampaikan aspirasi yang pelaksanaannya nanti Insya Allah akan di gelar pada hari rabu 23 Februari 2022 di depan kantor Bupati dan Kantor DPRD Muba, Semoga nantinya Pak Bupati dan Pimpinan DPRD menerima aspirasi yang kita sampaikan nanti. Selain itu juga kami mengharapkan kepedulian dan solidaritas kaum perempuan lainnya untuk bergabung bersama kami, memperjuangkan agar minyak goreng di muba tidak mengalami kelangkaan lagi dengan HET sebesar Rp.14.000 Per kilo, paling tidak untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat kabupaten Muba hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Saya yakin PLT Bupati Muba Bapak Beni Hernedi bijak dalam menyikapi keluhan masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok minyak goreng, apa lagi Muba dengan APBD nya yang cukup besar sehingga bisa di carikan solusinya, salah satunya yakni anggaran TTP Khusus dan anggaran kegiatan di beberapa OPD yang di anggap tidak begitu penting untuk di alihkan guna membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng untuk masyarakat muba ," tutupnya.
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Baca Juga