"Tugas pemerintah itu juga harus banyak berkumpul dan bertemu masyarakat, banyak mendengar aspirasi, termasuk di dalamnya kritik bagi Kabupaten Muba sendiri," ujarnya.
Beni berharap, dari rembuk aktivis dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, dalam mengambil kebijakan pembangunan.
"Pemerintah Kabupaten Muba membutuhkan forum seperti ini, semoga berjalan lancar dan tertib sehingga pada waktunya nanti dapat menghasilkan masukan yang dapat kita pelajari dan ditindaklanjuti," tandasnya.
Sementara, Ketua Pelaksana Rembuk Aktivis Muba Amrullah SSos mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Muba dan pihak terkait yang telah memberikan sumbangsih, saran dan pokok pikiran sehubungan dengan terselenggaranya kegiatan Rembuk Aktivis Muba.
"Terimakasih kepada semua yang sudah mendukung kegiatan ini. Ini adalah momen yang pas bagi kita untuk sama-sama saling mendengar supaya Kabupaten Muba lebih baik dimasa yang akan datang," pungkasnya.
Turut hadir, Forkopimda, Kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas SH, Para Staf Khusus Bupati Muba dan Kepala Perangkat Daerah Muba.
Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...
Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...
Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...
Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...
Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan. Satu di...