Kitamerahputih.com Pemerhati Pemerintah Daerah Habelino Sawaki, S.H., M.Si. (HAN), berpendapat dalam menyikapi dinamika pengangkatan PLH Gubernur Provinsi Papua oleh Kemendagri tanggal 24 Juni 2021, di kediamannya Kotaraja (26/06/2021).
Habel menegaskan tuduhan kudeta Sekda Provinsi Papua terhadap Gubernur Papua sudah berlebihan dikarenakan Sekda Provinsi Papua melaksanakan perintah dari Kemendagri dan mengharapkan semua pihak dapat menjaga hubungan antara Sekda dan Gubernur Papua tetap Harmonis.
"Adalah berlebihan jika kita menuduh pak Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta terhadap Gubernur Prov. Papua, sebab beliau dalam posisi melaksanakan perintah dari kemendagri. Mungkin lebih tepat jika masyarakat mempertanyakan pengangkatan sekda sebagai PLH Gubernur Papua kepada pihak kementrian dalam negri. Jangan sampai kita membuat hubungan antara Pak Sekda dan Pak Gubernur menjadi kurang harmonis", ungkapnya.

Habel juga mengatakan apabila ada pihak yang peduli dengan kesehatan Gubernur Papua seharusnya sudah dari dulu dan dirinya menduga ada upaya membunuh karakter Sekda Papua serta upaya untuk membuat kerusuhan di Papua sehingga momentum tersebut digunakan untuk mencari Popularitas dan kekuasaan.
"Kami mensinyalir adanya upaya membunuh karakter pak Sekda Papua serta upaya membuat rusuh Papua dengan menunggangi dan mendramatisir persoalan. Kalau peduli dengan pak Gubernur mengapa tidak bantu dan perhatikan kesehatan pak Gubernur sejak dahulu. Jangan monentum ini dipakai untuk cari muka, cari popularitas demi kekuasaan" cetusnya Habel.
Habel berpesan terhadap pejabat pemerintah agar dapat memberikan pendidikan Politik yang baek khususnya untuk masyarakat Papua dan menyarankan Pemprov. Papua untuk berkomunikasi meminta penjelasan ke Mendargi.
"Marilah kita memberikan pendidikan politik yang baik untuk rakyat Papua. Jika kurang atau tidak adanya komunikasi kita minta mendagri untuk memberi penjelasan. Kurang elok jika kita menuduh Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta", pintanya (Eka Shuu).
Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...
PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...
Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan. Di...
SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...