Rabu, 22 April 2026 - 09:22 WIB
banner ucapan Sekda revs

OAP Harus Perhatikan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 26 Mei 2021
301 views
0
IMG-20210526-WA0000

 

Kitamerahputih.com marginalisasi OAP adalah problem yang sangat serius. Jangan menganggap sepele persoalan ini, karena itu dibutuhkan pemimpin daerah yang sungguh-sungguh di tiap daerah sehingga mampu mengatasi soal ini dengan tetap mengupayakan pelaksanaan pemerintahan daerah sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik. hal tersebut di sampaikan Habelino Sawaki, SH., MSi (HAN), (Ketua Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia/GEMAPI sekaligus sebagai pemerhati pemerintahan daerah Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura (24/05/2021.)

Habelino mengatakan bahwa sebagai contoh kabupaten Jayawijaya. Saya berharap pemimpin daerah kabupaten Jayawijaya mendatang adalah anak asli baliem yang tegas, sehingga mampu menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik,tetapi penuh kasih mampu melayani segenap rakyat dengan tetap fokus atas persoalan marginalisasi, katanya.

Habelino berharap Agar Pemimpin Jayawijaya mendatang jangan sampai pemimpin yang mengkotak-kotakan rakyat. 

Pemimpin juga jangan sampai memperhatikan tim sukses saja serta menganaktirikan kelompok yang kritis. Jika pemimpin Wamena seperti itu maka lama kelamaan sikap kritis dari rakyat atau kaum intelektual akan hilang karena kawatir dipersulit oleh kepala daerah. Jika demikian pembangunan daerah bisa seenaknya karena matinya sikap kritis.

"Pemimpin Jayawijaya harus berjiwa besar sehingga mampu melihat kekritisan sebagai potensi yang perlu dirangkul sehingga pembangunan dapat terus berlangsung tetapi marginalisasi bisa teratasi. Membangun Jayawijaya dan membangun orang Jayawijaya adalah dua hal yang berbeda. Bisa saja bangunan fisik terus dibangun tetapi masyarakat asli semakin tersisih. 

Untuk itulah saya berharap rakyat Jayawijaya bisa jeli melihat pemimpin Jayawijaya masa depan dengan mata hati. Lihat dan pilih yang cerdas tetapi penuh kasih. Pilih pemimpin yang punya hati sehingga Jayawijaya bukan dijadikan ladang oligarki tetapi tempat bagi semua, tutupnya (Eka Shuu).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tim Sepak Bola Brigade 17 Milenial Laskar Merah Putih Muba FC, SIAP uji kemampuan bersama MUBA OLD STAR

Fri, 22 Jan 2021 07:15:16am

Tim Sepak Bola Brigade 17 Milenial Laskar Merah Putih Muba FC, SIAP uji kemampuan bersama MUBA OLD STA kitamerahputih.com Jumat, 22/01/21. Sekayu...

Warga Bongkar Rumah Kediamaan Ortu Kamacab LMP Kabupaten Kebumen di Lahat

Thu, 21 Jan 2021 03:12:25am

Warga Bongkar Rumah Kediamaan Ortu Kamacab LMP Kabupaten Kebumen di Lahat kitamerahputih.com. Kamis 21/01/2021. Kikim - Sumsel warga desa lubuk...

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Muba 2020 Meningkat 414 Persen

Tue, 19 Jan 2021 11:29:31pm

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Muba 2020 Meningkat 414 Perse kitamerahputih.com Rabu, 20 Januari 2021. Jakarta – Koordinator Forum Indonesia...

KAMACAB Laskar Merah Putih Kabupaten Cianjur Serahkan SK MAC Kecamatan Cidaun dan Haurwangi

Tue, 19 Jan 2021 03:51:41pm

KAMACAB Laskar Merah Putih Kabupaten Cianjur Serahkan SK MAC Kecamatan Cidaun dan Haurwang kitamerahputih.com. Selasa, 19/01/2021. Cianjur - Jawa...

LMP Macab Kota Probolinggo Sambangi KAPOLRESTA

Tue, 19 Jan 2021 12:30:07pm

LMP Macab Kota Probolinggo Sambangi KAPOLRESTA kitamerahputih.com. Selasa,19 Januari 2021. Setelah Sebelumnya Beraudensi dengan Kodim...

Baca Juga