Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura Manase Bernard Taime

Rabu, 30 Juni 2021
253 views
0
IMG-20210630-WA0031

 

 

KITA MERAH PUTIH.COM Demo di Depan Gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Legislatif Bukan Boneka Eksekutif

yang cuman di jadikan pajangan Massa Desak DPRD Bentuk Pansus LHP BPK Terkait Temuan Penyalahgunaan Dana Banjir Bandang

 

Sentani- Puluhan massa Atas nama Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Papua.Menuntut Mereka Pembentukan Pansus yang sampai saat ini tidak ada kabar berkelanjutan"mendesak Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP, agar memberikan penjelasan tentang pembentukan Pansus LHP BPK di DPRD Kabupaten Jayapura terkait penggunaan dana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Jayapura.

 

Depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 11.30 WIT, mereka membawa serta dua spanduk ukuran besar yang bertuliskan DPRD Kabupaten Jayapura segera bentuk Pansus Dana Bantuan Banjir Bandang 16 Maret 2019.

Massa demo yang merupakan warga korban banjir ini juga datang membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan kritikan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Jayapura terkait tuntutan pembentukan Pansus LHP BPK RI Perwakilan Papua.

Massa yang berjalan kaki dari lapangan apel kantor Bupati Jayapura menuju kantor DPRD Kabupaten Jayapura membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan, "Legislatif bukan Boneka Eksekutif," "Pansus Batal, Kabupaten Jayapura layak disebut gudang korupsi," dan "Jika DPRD Gagal membentuk Pansus, DPRD Layak Disebut Ompong mengungkapkan kasus korupsi dana hibah banjir,".

"Kami minta kepada Ketua DPRD agar memberikan pernyataan terkait penyalahgunaan dana banjir bandang dan tanah longsor 16 Maret 2019. Berikan kami kepastian tentang masalah pembangunan rumah-rumah korban banjir, kapan akan dibangun. Kami sudah hampir 3 tahun menunggu dan sampai saat ini belum ada kejelasan," pinta Koordinator Aksi, Manase Bernard Taime di depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (29/6/2021) siang. Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura itu juga meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Jayapura untuk memberikan kejelasan terkait Pansus LHP BPK di DPRD Kabupaten Jayapura sangat penting dibentuk, karena itu adalah hak rakyat untuk mengetahuinya.

"Jangan bersembunyi, karena kami datang bukan untuk membuat keributan. Tapi, kami datang sebagai rakyat. Karena kami adalah rakyat kalian. DPR itu bukan pemerintah, tetapi DPR adalah wakil rakyat," tegasnya.

Senada dengan itu, salah satu koordinator aksi massa, Boy Ibo menyampaikan, bahwa pihaknya tidak tahu Dana bantuan banjir bandang tersebut. Untuk itu, pihaknya minta kepada pihak DPR segera membentuk Pansus. Jika tidak dibentuk, berarti DPR juga ikut menikmati dana bantuan banjir bandang tersebut.

"Kemana hati nuranimu sebagai ketua dan anggota DPR, kalian harus mendengarkan suara hati rakyat. Kami akan pulang ke rumah, setelah mendengar kapan rumah yang terkena dampak banjir bandang mulai dibangun," tukasnya.suda sekian tahun'tanpa ada kejelasan

 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura Drs. H. Muhammad Amin mengungkapkan, bahwa Ketua DPRD Kabupaten Jayapura tidak ada di tempat dan pihaknya juga tidak diberikan mandat apapun dari ketua DPRD mengenai masalah Pansus ini.

"Apabila ketua DPR sudah kembali, maka kami akan menyampaikan aspirasi ini," imbuh Legislator PKB Kabupaten Jayapura tersebut.

Untuk diketahui, aksi demo kali ini merupakan yang kedua kali dilakukan oleh warga korban banjir yang tergabung dalam Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura guna mendesak pembentukan Pansus LHP BPK RI Perwakilan Papua atas temuan adanya penyalahgunaan dana hibah banjir di Kabupaten Jayapura.

 

Red Audry Latumahina

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pererat Silaturahmi, Kesbangpol dan BPBD Muba Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Mon, 30 Mar 2026 07:58:05am

MUBA – Mengawali hari kerja dalam suasana Idulfitri 1447 H, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Badan Penanggulangan Bencana...

DPRD Muba Gelar Rapat Paripurna, Bahas LKPJ Bupati Muba Tahun Anggaran 2025

Mon, 30 Mar 2026 01:07:48am

SEKAYU- Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-4 dalam rangka, Penyampaian Laporan Panitia – Panitia Khusus Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten...

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Sun, 29 Mar 2026 06:31:16am

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...

Merajut Kebersamaan di Hari Fitri, Halalbihalal FKKNP Perkuat Persaudaraan Warga Ngulak

Sun, 29 Mar 2026 01:09:29am

PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...

WFA Diterapkan di Muba, Layanan Publik Dijaga Tetap Berjalan

Sat, 28 Mar 2026 01:11:07am

SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...

Baca Juga