Kitamerahputih.com Nama Jenderal Acub Zainal dan Jenderal J.B. Wenas, keduanya dikenal sebagai perwira yang loyal kepada NKRI serta dicintai rakyat Namanya melekat pada ingatan Masyarakat Papua, demikian di ungkapkan Habelino Sawaki Alumni Universitas Pertahanan RI, Minggu (30/05/2021).
Habelino berharap Kepada Panglima TNI, Kapolri, KASAD, dan Kepala BIN. Kami mohon, pertimbangkanlah penempatan personel pada berbagai jabatan strategis di Papua. Kami mohon, tempatkanlah orang-orang yang berkepribadian seperti Jenderal Acub Zainal dan Jenderal J.B. Wenas yang peka pada permasalahan Papua.
Ditambahkan "Panglima TNI, Kapolri, KASAD, dan Kepala BIN dan Pemerintah Kami tidak bermaksud mengintervensi kewenangan Panglima TNI, Kapolri, KASAD, ataupun Kepala BIN. Namun, kami sekedar memberikan masukan dan berharap agar para perwira yang ditempatkan bisa membawa kesejukan di Papua. Hal ini bukan ditentukan oleh pangkat yang telah memenuhi syarat, tetapi lebih karena hati nurani luhur dan kesediaan untuk melayani rakyat Papua.
Kami berharap, kepedulian nyata terhadap rakyat Papua tercermin dalam tindakan TNI dan POLRI sehingga dapat terus memenangkan hati, kepercayaan, dan cinta rakyat Papua
Sebagai alumni Universitas Pertahanan RI, saya cukup prihatin dengan kondisi marginalisasi Papua.
Apabila fokus TNI/POLRI adalah menjaga Papua tetap dalam bingkai NKRI, maka tugas utama aparat TNI/POLRI adalah mengatasi masalah marginalisasi. Hal ini dapat mengendalikan keinginan sebagian rakyat Papua yang ingin memisahkan diri dari NKRI.
Oleh sebab itu, perwira dengan hati nurani luhur, peka, mampu berempati, dapat menjadi panutan, serta mau melayani menjadi kriteria utama personel yang ditugaskan di Papua. Karena selain dapat memberikan contoh bagi bawahannya, para pejabat ini juga diharapkan memiliki kedekatan hati dengan rakyat Papua serta tidak sekadar menjalankan tugas.
"Kami berharap Papua dapat menjadi daerah yang berkontribusi pada NKRI yang damai, maju, dan sejahtera. Kami berharap, dengan percepatan pembangunan yang ada, Papua bisa lebih berperan serta dan menjadi barometer pembangunan Indonesia bagian timur. Oleh sebab itu, kami memerlukan perwira dapat bersama kami untuk mewujudkan semua harapan itu (Eka Shuu).
Cabang Olahraga Catur di pentas Porprov 2025, Jumat pagi (24/10) resmi di buka, sebanyak 117 atlit ikut meriahkan dari 14 Kabupaten dan Kota...
MUBA - Dugaan pengelolaan Hutan Kawasan Tanpa Izin di Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin hingga kini belum ada penegakkan...
Sekayu- – Pelantikan Pengurus Baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Rahmaniyah Sekayu(IRS)diselenggarakan di Gedung Irs Sekayu Musi...
Kita merah putih Perjuangan keras meraih prestasi di ajang Lomba Atletik lari 200 meter Putri berhasil sabet emas dan Perak pertandingan yang...
SEKAYU- Atlet Kabupaten Musi Banyuasin masih menguasai panggung peraihan medali di ajang PORPROV XV Sumsel. Berdasarkan data rekapitulasi...