Rabu, 27 Mei 2026 - 01:55 WIB
banner ucapan Sekda revs

Empat Saran Pemerhati Pemerintahan Daerah Buat Pak Gubernur Papua Tentang Pengisian Posisi Juru Bicara

Senin, 28 Juni 2021
246 views
0
IMG-20210628-WA0020

 Pandangan Alumni universitas Pertahanan dan Pemerhati Pemerintahan Daerah Habelino Sawaki, SH, MSi (HAN), dalam memantau perkembangan Pemerintahan Provinsi Papua belakangan, khususnya "polemik penunjukan Plh. Gubernur Papua" dimana Jubir Gubernur Papua, Sdr. Rifai Darus mengambil peran, "saya memandang terdapat hal-hal yang perlu dievaluasi dari peran tersebut", yaitu ;

*Pertama*, belajar dari Jubir Presiden, tugas seorang jubir adalah representasi "lembaga bukan perorangan". Sehingga ketika terjadi dinamika di internal kabinet, Jubir tidak perlu bicara ke publik. Jubir akan tampil berbicara ke publik, ketika terdapat keadaan yang terhubung kepada sikap istana, kebijakan yang diambil, situasi yang terjadi di tengah masyarakat hingga hal-hal lain yang memerlukan penjelasan resmi "Lembaga" dan mengapa jubir tidak bicara soal internal ?, Pertama, karena memang tidak etis, bukan pada tempatnya terjun langsung terlibat dalam polemik internal organisasi birokrasi. Apalagi  dalam kasus Jubir Rifai Darus, Ybs. bukan bagian dari organisasi birokrasi pemerintahan Provinsi Papua/non ASN dan yang kedua, campur tangan jubir yang melampaui peran dan kewenangannya tersebut, justru dapat memperkeruh polemik dan berpotensi memperburuk komunikasi internal di pemerintahan provinsi. 

*Kedua*, oleh karenanya, terkait dinamika internal pemerintahan, sebaiknya Gubernur diberikan advis, bahwa peran komunikasi langsung oleh internal pemerintahan dalam hal ini bidang komunikasi dan informatika maka kita musti tahu batasan-batasan. Jangan justru menabrak batas seperti yang sedang terjadi dan seharusnya kita berada disamping seorang pemimpin untuk membantu mencarikan jalan keluar dan bukan menambah rumitnya persoalan.

*Ketiga*, mengambil peran sebagai seorang juru bicara tidak bisa asal-asalan apalagi minus referensi soal birokrasi pemerintahan dan aturan hukum serta minim pengalaman dalam birokrasi karena Juru Bicara adalah quasi dari primer pembicara, ketika ada frasa yang ditambah atau dikurangi, maka pesan rakyat bisa berubah arti atau ditafsir berbeda sehingga dibutuhkan seorang Juru Bicara yang cerdas namun juga berhati-hati.

 

*Empat*, kepada Bapak Gubernur Papua, kami mengerti bahwa posisi jubir walaupun belum ada nomenklatur hukumnya, secara politik adalah bagian dari niat pak Gubernur untuk distribusi kader Partai Demokrat dan juga distribusi peran kader Partai. Namun dengan kerendahan hati kami sampaikan beberapa saran kepada pak Gubernur agar ;

Pertama, perlu adanya payung hukum terhadap jubir sehingga tidak terjadi Mal Admistrasi dan yang Kedua, jika telah ada payung hukum, alangkah bijak jika Juru Bicara diisi oleh kelompok profesional (bukan dari partai) yang paham pemerintahan dan aturan. Sebab bisa saja, posisi Pak Gubernur justru bisa terjebak akibat tidak profesionalnya seorang Juru Bicara.

Akhir kata, kami juga mendoakan kesehatan bapak Gubernur Papua Lukas Enembe, semoga Tuhan memberkati Bapak dengan kesehatan dan kekuatan sehingga bisa memimpin rakyat Papua untuk mencapai visi Papua bangkit sesuai nubuatan I.S. Keijne.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tulungagung Gelar Operasi Pasar di Campurdarat

Wed, 25 Feb 2026 03:06:34am

KIITA MERAH PUTIH TULUNGAGUNG – Sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten...

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Muba Gandeng Politeknik Sekayu Cetak Mahasiswa Entrepreneur Lewat Budidaya Lele

Tue, 24 Feb 2026 11:53:35am

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mencetak jiwa...

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, Disdik Tulungagung Gelar Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran di Boyolangu

Tue, 24 Feb 2026 09:25:26am

KITA MERAH PUTIH, TULUNGAGUNG – Guna mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung sukses...

Jalan Tak Lagi Berlumpur, Warga Pagar Desa Bayung Lencir Apresiasi Pembangunan Jalan Senilai Rp972 Juta

Sun, 22 Feb 2026 01:44:50am

BAYUNG LENCIR, MUBA – Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan di Desa Pagar Desa, Kecamatan Bayung Lencir, kini...

Skandal Izin Internet 32 Puskesmas: Komisi C DPRD Tulungagung Bongkar Hanya 1 dari 8 Perusahaan yang Legal

Fri, 20 Feb 2026 12:41:26pm

TULUNGAGUNG (20/02/2026) – Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Dengar Pendapat (hearing) panas bersama Ormas Laskar Merah Putih di...

Baca Juga