Kitamerahputih.com5 April 2021 Kota Probolinggo. Belasan anggota Laskar Merah Putih datangi Kantor FIF di Jalan Panglima Sudirman Probolinggo. setelah mendengarkan laporan dari salah satu anggota LMP yang kehilangan kendaraan R2 nya dihalaman kantor FIF tersebut.

"Saya awalnya diberhentikan oleh seseorang yang tidak saya kenal, dia menanyakan apa sepeda saya sudah melakukan pembayaran, saya jawab sudah tanggal 31 Maret 2021 kemaren saya bayar" ujar Yuliana pemilik sepeda motor R2 tersebut.
"Saya terus digiring kekantor FIF dengan alasan katanya sepeda motor saya mau cek nomor rangka mesinya, lalu kontak saya dipinjam, setelah itu saya disuruh tanda tangan dan saya disuruh pulang, setelah keluar saya liat sepeda motor saya sudah tidak ada lagi entah dibawa kemana, padahal saya bertiga dengan suami dan anak saya"tambahnya dengan sedih
Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kota Probolinggo Gus Noer membenarkan kejadian tersebut, bahkan ia juga langsung mendatangi kantor yang dimaksud bersama beberapa anggotanya
"Benar saya sebelumnya sempat dihubungi oleh anggota saya dan dia juga menceritakan tentang kejadian yang dialaminya tersebut, dan saya langsung perintahkan pada anggota yang longgar waktunya untuk segera merapat ke salah satu kantor finance tersebut" terang Gus Noer
Dalam pantauan Kitamerahputih.com hanya dalam waktu beberapa menit, anggota LMP berdatangan satu demi satu merapatkan barisan menghadiri intruksi Ketua Markas Cabang tersebut. setibanya di Kantor tersebut Gus Noer dan Tim langsung masuk menemui salah satu pimpinan finance tersebut untuk membicarakan masalah yang dialami oleh anggotanya dan tidak lama kemudian Gus Noer dan Tim LBH Laskar Merah Putih keluar menemui anggota yang sudah menunggu dihalaman kantor tersebut
"Alhamdulillah masalah ini sudah kita bicarakan dengan baik, dan kita sudah menghasilkan kesepakatan bahwa kendaraan R2 tersebut akan diserahkan kembali pada pemiliknya, adapun mengenai tunggakan yang menurut pihak finance belum terbayarkan sudah ada kesanggupan dari pihak yang bersangkutan untuk segera menunaikan kewajibanya" terang Gus Noer
"Tanggal 31 Maret 2021, kemarin sebenarnya sudah ada pembayaran, mungkin karena masih ada yang belum diselesaikan karena kondisi ekonomi seperti saat ini ahirnya dianggap bermasalah, tapi intinya kendaraan tersebut akan diserahkan dan bisa dibawa pulang" pungkas Gus Noer yang juga aktif membagijan masker dalam program Giat Jumat Berkah tersebut.(silvia)
BAYUNG LENCIR – Guna mempererat hubungan kemitraan dan memastikan penyebaran informasi publik yang akurat, Kepala Kepolisian Sektor...
Musi Banyuasin - Gabungan Ormas dan Aktivis bakal melakukan aksi demontrasi terkait beroperasinya tongkang angkutan Batubara di Sungai Musi. Aksi...
Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah...
Musi Banyuasin, 12 Januari 2026 – Suasana penuh kehangatan, rasa kekeluargaan, dan syukur menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu,...
Musi Banyuasin - Diduga belum mengantongi izin, tongkang bermuatan batubara terlihat melintas di Sungai Musi, Sabtu (10/1/2026). Sejumlah warga dan...