JAYAPURA KITA MERAH PUTIH.COMBadan Ketahanan Nasional dan Internasional -Republik Indonesia (BKNI-RI) Provinsi Papua gelar Seminar dan Pelatihan olahan pangan lokal yang berbahan dasar tepung sagu,tepung tapioka dan tepung ubi ungu, pada, Jumaat (09/07/2021), bertempat di Aula GMK, jln. Maralex, perumnas II Waena, Kota Jayapura.untuk masyarakat
Seminar dan Pelatihan tersebut bertajuk peran teknologi untuk peningkatan nilai produktifitas produk unggulan Papua dalam bentuk industri di ikuti sejumlah pelaku UMKM dan masyarakat Kota Jayapura
Pada awak media, Ketua BKNI - RI Provinsi Papua, Ortis Nando Taray mengatakan bahwa seminar dan pelatihan ini adalah untuk memberikan edukasi terhadap mama-mama Papua dan warga masyarakat kota jayapura dalam mengolah pangan lokal yang berbahan dasar sagu.

“ Pihaknya berharap para pelaku UMKM kita harus produktif dalam memanfaatkan komoditas lokal seperti sagu, dan yang lainya. Karena sagu adalah makanan pangan yang sudah turun temurun dan memiliki nilai ekonomi yang sangat fantastis,” jelasnya.karna menjadi bahan makanan pokok hampir sebagian masyarakat yang ada di Papua
" Seminar dan pelatihan ini adalah salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan PON XXI Papua yang akan belangsung dalam waktu dekat di Provinsi Papua.
Pemerintah Butuh Mitra dan kami siap menjadi Mitra Pemerintah "( Ortis Nando Taray )
Lebih lanjut iapun Ortis menegaska saya sangat berharap salah satu yang menjadi kendala kami adalah TERT dan Izin Balai POM atas hasil produk yang kami produksi selama ini bersama dengan para UMKM atau mitra BKNI-RI Papua,” ungkapnya.
Sementara, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua, Semuel Siriwa yang hadir mewakili Sekda Provinsi Papua menjelaskan bahwa Pemprov Papua akan selalu mendukung atas apa yang dilakukan oleh mitra-mitranya, apalagi terkait pengelolaan komoditas lokal khas Papua.
“ Diketahui bahwa sejak awal kepemimpinan Bapak Gubernur, Lukas Enembe, beliau sangat beretensi terhadap panganan lokal seperti sagu, segala jenis ubi, buah merah dan yang lainya,” yang bersumber dari hasil bumi yang ada di papua
" Pelaksanaan PON XX Papua sebagai terget pasar, menurut Semuel apa yang dilakukan BKNI-RI Papua itu sangat tepat, karena Pemprov Papua juga berharap demikian, dimana ada campur tangan semua pihak lebih kuhususnya bagaimana seluruh masyarakat mensuskseskan ajang nasional tersebut, dengan memberdayakan semua potensi lokal yang ada.sebagai pelaku - pelaku pariwisata,untuk meningkatkan taraf hidup
dan menjadi brand nya Papua,dalam hal komuditi pangan
Red Audry Latumahina
SEKAYU- Pilih cepat selesai atau lama tersendat. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) putuskan tutup total Jembatan Lalan selama lebih...
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna...
SEKAYU — Sengketa lahan antara warga Kecamatan Batanghari Leko, Andi Karnain, dengan PT Cakra Adi Pratama dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)...
SEKAYU- Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Muba Abrur Rohman...
PALEMBANG, 25 APRIL 2026 – Memasuki kuartal kedua tahun 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin, Herryandi...