Kitamerahputih.com Jayapura -- "kami akan mempertimbangkan atlit kami, yang akan dikirim keluar atau tidak. Karena Covid semakin membahayakan khusus daerah DKI dan sekitar Jawa ."kesehatan altlet yang sangat di utamakan
Hal itu dikatakan, Sekertaris Umum KONI Provinsi Papua, Kenius Kogoya usai membuka penataran dan sertifikasi juri licensi "C" nasional, di Kota Jayapura, Kamis (17/6).
Keputusan itu diambil karena pihak KONI Papua tidak mau membahayakan para atlit-atlitnya yang berlaga di PON mengingat perhelatannya 3 bulan mendatang.
Semakin meningkatnya virus Covid19 di pulau Jawa, untuk itu Kenius pertaruhkan kesehatan atletnya sendiri.
"Dengan melihat kondisi Covid19 di DKI Jakarta atau di pulau Jawa yang semakin meningkat," ujar nya.
Kenius mengaku ada beberapa pertandingan telah dihentikan karena beberapa atlitnya terindikasi Covid19.
"Bahkan ada atlit kita yang kemarin bertanding bela diri itu dihentikan karena ada beberapa atlit terindikasi positif Covid untuk itu sebisa mungkin di jaga,dari awal," tandasnya.
Red Audry Latumahina
Tak terbayangkan oleh masyarakat biasa memanjatkan dinding kurang 15-16 meter dengan kecepatan mencapai 5 detik beda dengan Atlet Panjang tebing...
Siap yang tak kenal dengan wanita cantik bernama Nova Suci Wulandari ,Asal kabupaten Musi Banyuasin tempat tinggal di P.8A Desa Sri Karang Rejo,...
Kita merah Putih Kontingen kabupaten Musi Banyuasin Terus berusaha meraih mendali sebanyak-banyaknya terlihat jalas usaha kerja keras para...
Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan Musi Banyuasin...
Musi Banyuasin - Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan...