Kitamerahputih.com Jayapura -- "kami akan mempertimbangkan atlit kami, yang akan dikirim keluar atau tidak. Karena Covid semakin membahayakan khusus daerah DKI dan sekitar Jawa ."kesehatan altlet yang sangat di utamakan
Hal itu dikatakan, Sekertaris Umum KONI Provinsi Papua, Kenius Kogoya usai membuka penataran dan sertifikasi juri licensi "C" nasional, di Kota Jayapura, Kamis (17/6).
Keputusan itu diambil karena pihak KONI Papua tidak mau membahayakan para atlit-atlitnya yang berlaga di PON mengingat perhelatannya 3 bulan mendatang.
Semakin meningkatnya virus Covid19 di pulau Jawa, untuk itu Kenius pertaruhkan kesehatan atletnya sendiri.
"Dengan melihat kondisi Covid19 di DKI Jakarta atau di pulau Jawa yang semakin meningkat," ujar nya.
Kenius mengaku ada beberapa pertandingan telah dihentikan karena beberapa atlitnya terindikasi Covid19.
"Bahkan ada atlit kita yang kemarin bertanding bela diri itu dihentikan karena ada beberapa atlit terindikasi positif Covid untuk itu sebisa mungkin di jaga,dari awal," tandasnya.
Red Audry Latumahina
Roda pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belakangan ini dinilai tengah menghadapi fase krusial. Kelambatan serapan anggaran dan...
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program fasilitasi...
PALEMBANG, 12 Juni 2026 – Melengkapi momentum bersejarah peluncuran Gerakan Gotong Royong Perlindungan Pekerja Rentan Pemerintah Kabupaten Musi...
TULUNGAGUNG – Jalanan kota yang tertib bukan sekadar tentang barisan kendaraan yang rapi, melainkan tentang ruang publik yang memanusiakan setiap...
SEKAYU, MUBA – Ribuan massa yang tergabung dalam Persatuan Penyuling Minyak Muba (PPMM) mendatangi dan memadati halaman Kantor Bupati Musi...